Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

East Ambalat Masih Menggantung, RI-Malaysia Di Persimpangan Kepentingan

3 Rabu, 30 Jul 2025, 23:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
East Ambalat Masih Menggantung, RI-Malaysia Di Persimpangan Kepentingan East Ambalat Masih Menggantung, RI-Malaysia Di Persimpangan Kepentingan Doc: Antara
Ket. Ilustrasi : Produksi minyak nasional. 

JAKARTA - Indonesia dan Malaysia masih mengkaji kemungkinan untuk menggarap bersama blok minyak dan gas bumi (migas) East Ambalat. Blok tersebut berlokasi di perbatasan kedua negara.

“Ini belum final, ini masih dalam kajian. Sekali lagi saya katakan bahwa ini masih dalam kajian,” ucap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ketika ditemui di sela-sela Energi Mineral Festival yang digelar di Jakarta, Rabu (30/7).

Blok East Ambalat secara geologi berada di Cekungan Tarakan, perairan laut dalam Kalimantan Utara, dengan jarak kurang lebih 80 kilometer di sebelah Timur Kota Tarakan dengan kedalaman air laut berkisar 2 ribu meter, mencakup area seluas 4.735 kilometer persegi.

Blok laut itu mengandung potensi migas yang ditaksir mampu bertahan hingga tiga puluh tahun ke depan.

Bahlil menyoroti wilayah Ambalat yang saat ini diklaim oleh Indonesia dan Malaysia. Meskipun Ambalat memiliki cadangan minyak dan gas bumi (migas), kedua belah pihak tidak bisa mengelola kawasan tersebut sebab masih bersengketa.

Oleh karena itu, salah satu poin yang didiskusikan antara Indonesia dengan Malaysia adalah bagaimana kedua negara bisa bekerja sama untuk mengelola blok East Ambalat demi kebaikan bersama.

Apabila nantinya Indonesia dengan Malaysia mencapai titik kesepakatan untuk mengelola blok migas East Ambalat, Bahlil menyampaikan sudah pasti yang mengelola adalah Pertamina dan Petronas.

“Sudah barang tentu kalau dilakukan antarnegara, maka akan dilakukan kerja sama antara BUMN Malaysia dan BUMN Indonesia, di mana representasi untuk bidang migas adalah Petronas dari Malaysia dan Pertamina dari Indonesia,” ucap Bahlil.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan rencana Indonesia dan Malaysia mengelola bersama kawasan perbatasan di Ambalat masih dieksplorasi oleh dua negara, sehingga isu itu tidak dibahas secara spesifik dalam Konsultasi Tahunan Ke-13 Indonesia-Malaysia di Jakarta, Selasa (29/7).

Sugiono melanjutkan pada prinsipnya dua negara memahami besarnya potensi yang ada di kawasan perbatasan dua negara di Ambalat sehingga perlu ada kerja sama untuk mengoptimalkan potensi-potensi tersebut, termasuk potensi bidang kelautan dan perikanan.

Indonesia dan Malaysia, Sugiono menyebut, masih terus berdiskusi membahas rencana itu, dan jika nanti rampung, urusan teknisnya akan lanjut dibahas oleh kementerian-kementerian terkait.

Namun, untuk saat ini, Menlu Sugiono belum dapat membagikan detailnya, karena pembahasannya masih memasuki tahap awal.

Terkait hal tersebut, PT Pertamina Hulu Energi menyatakan siap menggarap blok minyak dan gas bumi (migas) East Ambalat, namun saat ini masih menunggu perintah dari pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Uji Publik Calon Anggota KND

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Nasional
RUU Perampasan Aset Diminta...
Ekonomi
Perkembangan Inflasi Indone...

Gencatan Senjata Lokal di Kherson Berakhir

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gencatan Senjata Lokal di K...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.