Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Desak Audit Instalasi Listrik Seluruh Pasar Usai Kebakaran Taman Puring

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 13:45 WIB | Oleh:
DPRD Desak Audit Instalasi Listrik Seluruh Pasar Usai Kebakaran Taman Puring Doc: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan audit menyeluruh terhadap instalasi listrik di seluruh pasar rakyat di ibu kota. Desakan ini disampaikan menyusul insiden kebakaran hebat yang melanda Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (28/7/2025) malam.

Dalam insiden tersebut, sekitar 500 kios dilaporkan hangus terbakar. “Kami mendorong Pemprov DKI untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sistem instalasi listrik di seluruh pasar rakyat,” kata Kevin Wu dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (30/7/2025).

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyoroti lemahnya sistem pengawasan dan keamanan di pasar-pasar milik pemerintah. Ia mengungkapkan bahwa Pasar Taman Puring telah mengalami kebakaran sebanyak tiga kali dalam dua dekade terakhir, yakni pada tahun 2002, 2005, dan 2025.

“Ini bukan kejadian pertama. Dalam 20 tahun terakhir, kebakaran di Pasar Taman Puring sudah terjadi tiga kali. Artinya, kita belum belajar dari kejadian sebelumnya,” ujarnya.

Kevin menilai, revitalisasi pasar semestinya tidak sekadar mempercantik tampilan fisik bangunan, namun juga harus dibarengi dengan peningkatan aspek keamanan, terutama instalasi listrik dan sistem tanggap darurat kebakaran. Ia juga menekankan perlunya pelatihan dan edukasi rutin kepada pedagang terkait pencegahan kebakaran.

“Jika tidak diselesaikan secara sistemik, warga yang selalu jadi korban. Kita butuh keberanian untuk berubah,” kata dia.

Ia turut mendorong peningkatan standar keamanan pasar, di antaranya pemasangan alat pendeteksi asap, ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), dan jalur evakuasi yang memadai dan jelas. Pelibatan pedagang dalam pelatihan pencegahan kebakaran juga menjadi perhatian khususnya.

“Pedagang juga harus dilibatkan dalam pelatihan pencegahan kebakaran secara rutin,” tegas Kevin.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menjelaskan bahwa kebakaran sulit dipadamkan karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam kios. Ia menyebut, barang-barang seperti sepatu, pakaian, dan peralatan elektronik menjadi pemicu cepatnya penyebaran api di lokasi kejadian.

“Jadi memang api mudah menjalar dan sulit dipadamkan karena bahan yang terdapat di dalam Pasar Taman Puring yang mudah terbakar,” kata Nicolas saat meninjau lokasi kebakaran pada malam kejadian.

Puslabfor Polri dijadwalkan turun langsung ke lokasi untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Sebelumnya, dugaan sementara menyebutkan korsleting listrik menjadi pemicu awal terjadinya kebakaran. Proses pendinginan dan penyisiran titik api telah dilakukan agar investigasi bisa segera dilakukan.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan 35 unit mobil pemadam dan 118 personel ke lokasi untuk menangani peristiwa tersebut. Kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar tujuh jam, tepatnya pada pukul 01.30 WIB, Selasa (29/7/2025).

Dengan adanya insiden ini, DPRD DKI berharap langkah nyata segera dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Selain audit instalasi listrik, peningkatan manajemen risiko dan sistem keamanan pasar rakyat menjadi tuntutan utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.