Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diplomat Muda Arya, Teman Wanitanya Bernama Farah, dan Dua Alat Kontrasepsi

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 18:26 WIB | Oleh:
Diplomat Muda Arya, Teman Wanitanya Bernama Farah, dan Dua Alat Kontrasepsi Doc: ist
Ket. Arya Daru

JAKARTA – Kematian diplomat muda Arya Danu P semakin menarik sekaligus ruwet. Ini terutama dengan hadirnya teman wanita Arya, bernama Farah.

Bahkan Farah ini menemani Arya berbelanja di Grand Indonesia. Hanya Polda Metro tak mau mengungkap sosok Farah. Arya ditemukan tewas di kamar kos kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7) pagi. 

Polda telah merilis bahwa tak ada pihak lain yang terlibat dalam kematian Arya. Dokter forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr. G. Yoga Tohijiwa, Sp.FM, mengungkapkan bahwa penyebab kematian korban adalah mati lemas. “Ini karena ada gangguan pertukaran oksigen pada saluran atas napas yang sebabkan mati lemas," ucapnya.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, menyampaikan ada dua alat kontrasepsi (kondom) yang ditemukan. Satu dibuang di tempat sampah. Satu lagi di dalam tas Arya. “Namun, tidak tahu untuk apa alat kontrasepsi tersebut,” jelas Wira. Satu kondom ada di dalam tas yang dibawa Arya yang digendong saat berada di lantai 12 gedung Kemlu. Kondom yang dibuang sudah dipakai.

Hingga kini belum terungkap hubungan Arya, Farah, dan alat kontrasepsi tersebut. Ini harus menjadi temuan baru yang juga perlu diungkap polisi. Juga apa hubungan Arya dan Farah. Sosok Farah ini belum diungkap polisi.

Sementara itu, Keluarga besar diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan berharap polisi untuk melakukan penyelidikan kasus ini dilakukan secara cermat, menyeluruh dan profesional. "Artinya, kami berharap setiap fakta yang ada, bisa benar-benar diperiksa dengan teliti dan terbuka," kata perwakilan keluarga besar Arya Daru Pangayunan, Meta Bagus dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.

Meta Bagus yang juga kakak ipar Arya Daru ini berharap semua masukan dari keluarga termasuk hal-hal yang keluarga alami dan ketahui secara langsung dapat ikut dipertimbangkan. "Yang tak kalah penting, kami percaya proses ini akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas oleh pihak berwenang," katanya.

Bagi keluarga, Arya Daru bukan hanya seorang diplomat atau aparatur negara, tetapi sekaligus anak, suami, kakak, adik dan sahabat yang disayangi.  "Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai pribadi yang berdedikasi dan memiliki kepedulian tinggi terhadap orang lain," kata Meta Bagus.

Ia juga menyadari peristiwa ini menjadi perhatian publik karena itu sebagai keluarga, ingin mendampingi proses ini dengan cara yang baik, terbuka dan saling menghargai. "Kami juga mengajak teman-teman media dan masyarakat luas untuk ikut mengawal jalannya proses ini dengan empati, informasi yang berimbang dan sikap yang objektif," kata Meta Bagus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.