Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apple Belum Muncul, Ini 5 Bisnis Besar AS yang Berjanji Tanam Investasi di RI

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 23:53 WIB | Oleh:
Apple Belum Muncul, Ini 5 Bisnis Besar AS yang Berjanji Tanam Investasi di RI Doc: Istimewa
Ket. Pemerintah juga berharap Apple melanjutkan investasinya yang sebelumnya diantisipasi sebesar 1 miliar dolar AS untuk pabrik manufaktur AirTag di Batam melalui mitra Asia-nya, Luxshare-ICT.

JAKARTA - Menurut data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terbaru, lima perusahaan besar Amerika Serikat telah berkomitmen untuk berinvestasi dengan total gabungan 23,21 miliar dolar AS di Indonesia menyusul perjanjian perdagangan bilateral yang mengurangi tarif barang-barang Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen.

Dikutip dari akun Facebook Seaasia.co, rincian investasi tersebut mencakup ExxonMobil yang menjanjikan 10 miliar dolar AS  untuk fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon, Oracle yang berkomitmen 6,5 miliar dolar AS untuk membangun pusat data di Batam, Amazon Web Services yang mengalokasikan 5 miliar dolar AS  untuk perluasan infrastruktur komputasi awan dan AI, Microsoft yang berinvestasi 1,7 miliar dolar AS  untuk infrastruktur komputasi awan dan AI, dan General Electric yang menyumbang 10,9 juta dolar AS  untuk fasilitas produksi pemindai CT pertama di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi rencana ekspansi Oracle, dengan menyatakan bahwa perusahaan sedang berdiskusi untuk mereplikasi operasinya dari Johor, Malaysia, dengan target investasi 6,5 miliar dolar AS di Batam.

Meskipun ada ekspektasi pemerintah, Apple masih belum tercantum dalam daftar komitmen dan belum melanjutkan investasinya yang sebelumnya diantisipasi sebesar 1 miliar dolar AS untuk pabrik manufaktur AirTag di Batam melalui mitra Asia-nya, Luxshare-ICT.

Wakil Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal, Riyatno, menyatakan optimismenya yang berkelanjutan terhadap partisipasi Apple, dengan mencatat bahwa raksasa teknologi tersebut telah membeli lahan untuk investasi yang direncanakan, meskipun kesepakatan perdagangan baru-baru ini menghapus persyaratan konten lokal yang sebelumnya menunda penjualan iPhone 16 di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Bangunan Sekolah Dasar di K...
Megapolitan
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Be...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.