Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angkat Budaya sebagai Daya Tarik Pariwisata, Kemenpar dan Kemenkebud Berkolaborasi 

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 20:26 WIB | Oleh:
Angkat Budaya sebagai Daya Tarik Pariwisata, Kemenpar dan Kemenkebud Berkolaborasi  Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) sepakat untuk berkolaborasi mengedepankan budaya sebagai daya tarik pariwisata Indonesia.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang "Sinergi Program Pengembangan Pariwisata dan Pemajuan Kebudayaan" oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta Pusat, kemarin. 

Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata mengapresiasi sinergi tersebut dalam upaya memperkuat pemanfaatan budaya sebagai salah satu daya tarik pariwisata Indonesia di pasar nusantara maupun internasional.

"Budaya adalah salah satu kekuatan utama Indonesia, identitas bangsa, pembeda kita dengan negara lain, dan sumber keunggulan kompetitif dalam pengembangan pariwisata," kata Menteri Pariwisata dalam keterangan tertulisnya, kemarin. 

Ia menyampaikan, tradisi dan budaya Indonesia yang beraneka ragam memberikan warna dan makna tersendiri bagi pariwisata Indonesia yang tidak dimiliki negara-negara lainnya. Sehingga, kekayaan tradisi dan budaya ini harus dikemas sekreatif mungkin dan ini memerlukan kolaborasi yang kuat antar berbagai pihak, terutama antara Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan.

"Kita perlu mengemas kekayaan budaya ini secara kreatif dan autentik agar bisa menarik wisatawan yang tidak hanya datang tetapi juga terhubung secara emosional dengan Indonesia," katanya. Menteri Pariwisata mengungkapkan penandatanganan MoU ini membuka berbagai peluang kolaborasi pemanfaatan budaya sebagai daya tarik pariwisata Indonesia melalui kegiatan berbasis budaya.

"Salah satu bentuk pengembangan yang potensial adalah penyelenggaraan kegiatan pariwisata berbasis budaya yang sejalan dengan program unggulan Kementerian Pariwisata yaitu Events by Indonesia," ujar Menteri Pariwisata Widiyanti.

Menteri Pariwisata berharap kolaborasi ini bisa semakin mempromosikan kebudayaan Indonesia sebagai daya tarik pariwisata dan identitas bangsa. "Mari kita membangun citra positif bangsa dan mendorong minat wisatawan mancanegara untuk datang dan merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menambahkan, keberagaman Indonesia merupakan suatu potensi yang kuat dan patut dimanfaatkan sebagai motor penggerak pariwisata dan perekonomian Indonesia.

"Kita berharap budaya bisa menjadi soft power kita ke depan. Budaya bukan beban, budaya bisa menjadi sumber ekonomi, budaya bisa menjadi industri," kata Fadli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.