Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Inggris Panggil Kabinet Darurat Bahas Gaza, Ditekan Akui Palestina

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 18:15 WIB | Oleh:
PM Inggris Panggil Kabinet Darurat Bahas Gaza, Ditekan Akui Palestina Doc: Reuters

JAKARTA – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer akan menggelar rapat kabinet darurat pada Selasa (30/7/2025) untuk membahas situasi kemanusiaan di Gaza dan proposal perdamaian yang tengah dirumuskan. Langkah ini diambil di tengah tekanan yang meningkat dari internal Partai Buruh agar Inggris segera mengakui negara Palestina.

Rapat kabinet ini dipanggil secara luar biasa di tengah libur musim panas. Starmer disebut ingin membahas upaya percepatan bantuan kemanusiaan ke Gaza serta posisi Inggris dalam mendukung gencatan senjata yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump di Skotlandia sehari sebelumnya, Starmer menyebut kondisi di Gaza sebagai krisis kemanusiaan yang tercela dan menekankan perlunya segera menghentikan kekerasan. Ia juga mengungkap bahwa Inggris tengah menyusun proposal perdamaian bersama Prancis dan Jerman, usai diskusi lewat sambungan telepon dengan para pemimpin kedua negara pekan lalu.

Walau rincian rencana tersebut belum diungkap ke publik, Starmer menyamakannya dengan koalisi yang bersedia, serupa dengan pendekatan internasional untuk mendukung Ukraina jika terjadi gencatan senjata dalam konflik melawan Rusia. Juru bicaranya menyatakan bahwa rencana ini akan dibicarakan lebih lanjut dengan mitra internasional dan negara-negara di Timur Tengah.

Perang di Gaza yang telah berlangsung selama 22 bulan antara Israel dan Hamas terus memakan korban dan memicu krisis kemanusiaan yang memprihatinkan. Tekanan terhadap Israel meningkat seiring kritik internasional terhadap dampak serangan militernya, meskipun Israel membantah tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.

Kekhawatiran akan kelaparan yang meluas di Gaza membuat sejumlah anggota parlemen Partai Buruh mendorong Starmer untuk mengambil sikap lebih tegas dengan mengakui negara Palestina. Mereka menilai pengakuan tersebut bisa menjadi tekanan moral dan politik terhadap Israel untuk menghentikan agresinya.

Menanggapi hal itu, Starmer menyatakan dirinya masih berfokus pada solusi praktis dan belum mendukung rencana untuk pengakuan segera terhadap Palestina. Ia menegaskan bahwa pengakuan akan dilakukan ketika waktunya dianggap tepat.

Namun, tekanan politik domestik terus meningkat. Pada Jumat pekan lalu, lebih dari 200 anggota parlemen lintas partai di Inggris menandatangani surat terbuka yang mendesak pemerintah segera mengakui negara Palestina sebagai bentuk dukungan terhadap solusi dua negara.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy dijadwalkan hadir di Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, juga pada Selasa, untuk menyerukan dukungan internasional bagi solusi dua negara antara Israel dan Palestina.

Sejumlah pemerintahan Inggris sebelumnya telah menyatakan dukungan prinsipil terhadap negara Palestina, tetapi tanpa komitmen waktu atau syarat konkret. Namun, pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa negaranya akan mengakui Palestina sebagai negara telah menambah tekanan terhadap Inggris untuk mengikuti langkah serupa.

Dalam konteks yang terus berkembang ini, keputusan Starmer dan arah kebijakan Inggris dalam waktu dekat akan sangat menentukan sikap politik Eropa terhadap konflik Israel-Palestina serta masa depan solusi dua negara yang selama ini terus diupayakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.