Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Tekankan Edukasi Anti Kekerasan demi Lindungi Generasi Muda

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 11:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Natuna Tekankan Edukasi Anti Kekerasan demi Lindungi Generasi Muda Doc: Antara Foto
Ket. Edukasi anti kekerasan dan perlindungan generasi muda jadi fokus Pemkab Natuna untuk cegah kekerasan sejak dini di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menekankan pentingnya edukasi anti kekerasan dan peningkatan kesadaran bersama sebagai bentuk pencegahan dan perlindungan agar generasi penerus bangsa tidak menjadi korban.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna Yuli Ramadhanita saat dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, mengatakan pengetahuan mengenai bentuk-bentuk kekerasan baik fisik, verbal, psikologis, maupun kekerasan seksual perlu diberikan sejak dini.

Menurut dia, DP3AP2KB Natuna masif melakukan langkah ini dengan mendatangi sekolah-sekolah dan memberikan pemahaman terkait jenis-jenis kekerasan, dampaknya, dan cara melaporkannya. Kegiatan terbaru dilakukan di Pulau Serasan pada 25–26 Juli 2025.

"Di Serasan kami laksanakan edukasi ke pelajar pada 25 Juli hingga 26 Juli untuk jenjang SMA, sedangkan jenjang SD kami bersama guru," ucap dia.

Pengetahuan itu, lanjut Yuli, mampu membentuk karakter anak yang sadar, peduli, dan mencegah anak menjadi pelaku kekerasan.

Selain itu, kata dia, hal tersebut juga dapat mendorong anak untuk membela diri dan melaporkan apabila menjadi korban, mengetahui, atau melihat peristiwa kekerasan.

Dampak lain edukasi juga disebut dapat membentuk kesadaran dan perlindungan bersama yang pada akhirnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak.

"Edukasi ini merupakan penguatan kapasitas anak di sekolah dan penguatan komitmen guru, guna menciptakan sekolah ramah anak," ucapnya.

Ia menjelaskan contoh kekerasan fisik meliputi memukul, menampar, atau mencubit. Untuk kekerasan verbal dan emosional bisa berupa membentak, memaki, menghina, atau membanding-bandingkan anak dengan orang lain secara negatif.

Sedangkan kekerasan seksual mencakup pelecehan, menyentuh bagian tubuh pribadi tanpa izin, hingga eksploitasi anak untuk kepentingan seksual.

Sementara itu kekerasan sosial bisa terjadi dalam bentuk perundungan, pengucilan oleh teman sebaya, atau diskriminasi berdasarkan kondisi fisik maupun latar belakang keluarga.

"Kegiatan juga sejalan dengan penguatan kapasitas perempuan melalui PKK, konseling rumah ke rumah pada kelompok rentan, dan konseling klinis oleh psikolog klinis (pada kasus berat)," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.