Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdamkarmat Natuna Imbau Warga Tidak Buka Lahan dengan Membakar

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 21:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdamkarmat Natuna Imbau Warga Tidak Buka Lahan dengan Membakar Doc: ANTARA
Ket. Tim pemadam Natuna Kepri saat memadamkan api di Sebayar, Selasa (29/7/2025).

NATUNA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, kembali mengimbau masyarakat di daerahnya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, menyusul terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tiga lokasi berbeda pada Selasa (29/7).

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Pengolahan Data, dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim, saat dikonfirmasi dari Natuna Selasa mengatakan, kondisi hutan dan lahan saat ini cenderung kering sehingga membuat beberapa wilayah rentan terbakar.

Karena itu, membuka lahan dengan metode pembakaran tidak dianjurkan, karena api kecil sekalipun bisa dengan cepat membesar dan meluas.

Nurhakim juga meminta kerja sama dari seluruh masyarakat Natuna untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ikut berperan dalam pencegahan Karhutla.

Salah satu bentuk peran aktif masyarakat yang diharapkan adalah melaporkan segera kepada pihak berwenang jika menemukan titik api atau asap yang mencurigakan di sekitar hutan atau lahan terbuka.

Disdamkarmat Natuna mencatat hampir setiap hari hutan dan lahan di Natuna ada yang terbakar.

"Karhutla terjadi di tiga titik, yakni di wilayah Batu Sisir dengan luas sekitar empat hektare, Sebayar dengan luas 250 meter persegi, serta di Kelanga dengan luas mencapai lima hektare," katanya.

Menurut Nurhakim, proses pemadaman dan pendinginan lokasi kebakaran berjalan dengan lancar. Penyebab kebakaran belum diketahui.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali sebab akan berdampak buruk pada lingkungan.

"Api di tiga dititik kebakaran berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dan tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

52 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.