Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Mulai Jajaki Impor BBM dari AS sebagai Bagian Negosiasi Tarif

📅 Senin, 28 Jul 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Pertamina Mulai Jajaki Impor BBM dari AS sebagai Bagian Negosiasi Tarif Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi distribusi BBM oleh Pertamina.

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menjajaki pembelian atau impor bahan bakar minyak (BBM) dari Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari negosiasi tarif resiprokal.

“(Impor) BBM sedang dijajaki,” ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso ketika dihubungi dari Jakarta, Senin (28/7).

Penjajakan tersebut, menyusul kesepakatan antara Indonesia dengan AS ihwal impor komoditas energi seperti minyak mentah dan gas bumi dari AS.

Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yang diberikan oleh Indonesia untuk menyeimbangkan neraca perdagangan dua negara, dan sebagai salah satu pertimbangan Presiden AS Donald Trump menurunkan besaran tarif impor resiprokal Indonesia yang semula 32 persen menjadi 19 persen.

Selain BBM, Fadjar menyampaikan bahwa Pertamina sebelumnya sudah melakukan kerja sama berupa penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan mitra Pertamina di AS untuk pembelian minyak mentah.

MoU yang ditandatangani oleh Pertamina bersama mitranya masih bersifat terbuka, sehingga nantinya menyesuaikan kebutuhan, kapasitas fiskal Indonesia, dan kesiapan kilang di dalam negeri.

Nantinya, minyak mentah yang diimpor dari AS akan ditampung di kilang-kilang Pertamina, salah satunya Kilang Balikpapan.

“Peningkatan volume (impor) LPG juga masih penjajakan,” kata dia lagi.

Pada 2024, Pertamina sudah mengimpor dari AS sebesar 57 persen dari total impor LPG.

Berdasarkan hasil negosiasi, Pertamina berencana untuk meningkatkan impor gas yang dicairkan (Liquefied Petroleum Gas/LPG) dari AS menjadi 60 persen dari total impor LPG.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan impor minyak dan gas bumi (migas) dari AS menyesuaikan dengan kebutuhan Indonesia.

Walaupun demikian, Airlangga belum dapat menyebutkan keterangan lebih lanjut mengenai rencana impor migas itu, termasuk mengenai volume minyak dan gas bumi yang akan diimpor dari negeri Paman Sam.

Airlangga melanjutkan, untuk urusan teknis seperti kapan impor itu berjalan, juga masih menunggu beberapa perjanjian yang harus disepakati antara Indonesia dan AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.