Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Ada Potensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah di Tanah Air, Jakarta dan Bandung Hujan Ringan

📅 Senin, 28 Jul 2025, 08:45 WIB | Oleh:
BMKG Prakirakan Ada Potensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah di Tanah Air, Jakarta dan Bandung Hujan Ringan Doc: antara/dok
Ket. Ilustrasi hujan lebat.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Senin (28/7).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Senin (28/7), prakirawan Henokhvita menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu, Pesisir Selatan Jawa, Nusa Tenggara Barat (NTT), Nusa Tenggara Timur (NTB), dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Selain itu, juga di Kalimantan bagian tengah hingga utara, Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), Maluku, Papua Tengah, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, di antaranya wilayah Bengkulu, Tanjung Selor dan Merauke.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Medan, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Banjarmasin, Mamuju, Manado, Ternate, Sorong, Ambon, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar lainnya diprakirakan hanya mengalami kondisi berawan pada hari ini, meliputi wilayah Pekanbaru, Banda Aceh, Pangkalpinang, Surabaya, Serang, Kupang, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Palu, Gorontalo, Makassar, Kendari, dan Manokwari

Untuk tinggi gelombang air laut di wilayah Indonesia, BMKG memprakirakan umumnya berada di kisaran 0.5 hingga 2.5 meter, sementara gelombang tinggi hingga lebih dari 4 meter berpotensi terjadi di sekitar Samudra Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur dan Samudra Hindia Barat Lampung.

BMKG mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di pesisir Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Pesisir Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

24 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.