Bahas Konflik, Pemimpin Pemerintahan Kamboja-Thailand Bakal Bertemu di Kuala Lumpur

Senin, 28 Jul 2025, 20:17 WIB

PHNOM PENH - Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Manet dan Penjabat PM Thailand Phumtham Wechayachai dijadwalkan akan bertemu pada Senin (28/7) di Kuala Lumpur, Malaysia untuk membahas konflik perbatasan yang sedang berlangsung, ungkap kedua pihak pada Minggu (27/7).

"Saya akan memimpin delegasi Kamboja untuk menghadiri pertemuan khusus di Kuala Lumpur," ujar Hun Manet dalam sebuah unggahan di platform media sosial resminya pada Minggu (27/7) malam, seraya menambahkan bahwa tujuan pertemuan ini adalah untuk mencapai gencatan senjata segera.

"Saya ingin berterima kasih kepada PM (Malaysia) Anwar Ibrahim atas inisiatif dan koordinasinya dalam mengatur dan menjadi tuan rumah pertemuan khusus ini," imbuhnya.

Juru bicara pemerintah Thailand, Jirayu Houngsub, pada Minggu menuturkan Penjabat PM Thailand Phumtham Wechayachai akan memimpin delegasi ke Malaysia untuk menghadiri pembahasan terkait isu perbatasan Thailand-Kamboja.

Dalam sebuah pernyataan, Jirayu Houngsub menyampaikan bahwa Phumtham akan melakukan lawatan ke Malaysia pada Senin (28/7) atas undangan PM Malaysia Anwar Ibrahim, yang negaranya saat ini menjabat sebagai ketua ASEAN.

Bentrokan bersenjata antara tentara Kamboja dan Thailand di area perbatasan yang disengketakan memasuki hari kelima pada Senin, tutur Letnan Jenderal Maly Socheata, selaku wakil sekretaris negeri sekaligus juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja. Ant/Xinhua

Ket. Foto: Logo ASEAN 2025 di depan Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia. PM Hun Manet dan Penjabat PM Phumtham Wechayachai dijadwalkan akan bertemu pada Senin (28/7) di Kuala Lumpur, Malaysia untuk membahas konflik perbatasan yang sedang berlangsung. — Sumber: AFP/Mohd Rasfan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.