Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Buol Berdayakan Lahan Kering untuk Budi Daya Padi Gogo

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 22:43 WIB | Oleh:
Pemkab Buol Berdayakan Lahan Kering untuk Budi Daya Padi Gogo Doc: RRI
Ket. Padi Gogo. Pemkab Buol memanfaatkan lahan-lahan kering di sela tanaman perkebunan untuk budi daya padi gogo.

BUOL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol di Sulawesi Tengah (Sulteng) memanfaatkan lahan-lahan kering di sela tanaman perkebunan untuk budi daya padi gogo. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol Moh Yamin Rahim di Buol, Sulteng, Minggu (27/7), mengatakan penanaman padi gogo itu sebagai salah satu solusi dalam menghadapi ancaman krisis pangan global dan perubahan iklim.

"Jadi gerakan tanam perdana padi gogo tumpang sisip lahan perkebunan ini dimulai dari Desa Momunu, Kecamatan Momunu, yang menjadi bagian dari program nasional dalam mendukung ketahanan pangan serta transformasi sektor pertanian di daerah," katanya.  

Ia mengatakan penanaman padi gogo itu dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Berdikari dengan menggunakan varietas unggul Infago.

"Memang pentingnya ketahanan pangan sebagai isu strategis Nasional sebagaimana arahan Presiden RI dan Menteri Pertanian," ujar dia.

Menurut dia, saat ini pemerintah daerah juga sudah mempersiapkan pelaksanaan program cetak sawah seluas 1.000 hektare (ha). 

"Rencana aksi cetak sawah itu dimulai pekan depan dengan target penanaman pada September mendatang," ujar dia.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat pencapaian target ketahanan pangan nasional melalui program cetak sawah, kata Yamin. 

"Dari target 1.000 hektare, sebanyak 500 hektare di Kabupaten Buol sudah siap digarap, nantinya para petani dan penyuluh akan diberikan pelatihan teknis sehingga penanaman berjalan optimal sesuai kondisi lahan," katanya.

Yamin mengatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh dari sisi benih, pupuk, pendampingan hingga pemasaran.

"Kami berharap integrasi subsektor tanaman pangan dan perkebunan bisa mendorong kesejahteraan petani, dan menjadikan Buol sebagai model daerah swasembada pangan," ujar dia. 

Sementara itu, perwakilan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Femmi Norfahmi mengatakan dibutuhkan komitmen bersama untuk mendukung swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

"Para petani dan penyuluh merupakan garda terdepan pembangunan pertanian nasional," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.