Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Lutfi Dorong Promosi Karimunjawa, Tegaskan Potensi Wisata Kelas Dunia dan Energi Hijau

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Gubernur Lutfi Dorong Promosi Karimunjawa, Tegaskan Potensi Wisata Kelas Dunia dan Energi Hijau Doc: koran jakarta/dok
Ket. Gubernur Jateng Ahmad Lutfi saat menghadiri soft opening lounge Mega Diving Resort di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (26/7).

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya percepatan promosi dan pengembangan destinasi wisata Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Menurutnya, kawasan kepulauan itu memiliki daya tarik luar biasa yang mampu bersaing di tingkat global, mulai dari keindahan alam bawah laut, pantai alami, hingga potensi wisata ekstrem seperti sky diving.

Hal itu disampaikan Luthfi usai menghadiri peresmian awal (soft opening) lounge Mega Diving Resort di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (26/7). Lounge tersebut hadir sebagai bagian dari fasilitas pendukung promosi pariwisata Karimunjawa.

“Setiap tahun hampir 360.000 wisatawan datang ke Karimunjawa. Ini potensi besar yang harus terus ditingkatkan, baik dari sisi promosi maupun aksesibilitasnya,” kata dia.

Ia mengapresiasi hadirnya lounge Mega Diving Resort sebagai salah satu inovasi yang menjembatani kebutuhan wisatawan.

Fasilitas itu akan memudahkan calon pelancong, baik lokal maupun internasional, untuk mengakses informasi destinasi dan terbang langsung menuju Karimunjawa melalui jalur udara yang sudah dibuka oleh maskapai Susi Air.

“Lounge ini membuat informasi tentang Karimunjawa lebih mudah dijangkau. Terlebih, konektivitas udara kini sudah tersedia. Artinya, akses wisata sudah terintegrasi dengan baik,” ujarnya.

Karimunjawa, lanjut Luthfi, bukan hanya dikenal sebagai lokasi favorit snorkeling dan diving, tapi kini juga menjadi tujuan baru bagi para pecinta sky diving.

Kawasan ini juga tercatat sebagai taman nasional, menjadikannya tidak hanya sebagai tempat wisata tetapi juga sebagai wilayah konservasi dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan.

“Tidak ada industri berat di sana, lautnya masih alami, dan energinya sebagian besar sudah menggunakan sumber terbarukan seperti panel surya. Ini sangat relevan bagi wisatawan luar negeri yang mulai peduli terhadap isu lingkungan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, General Manager Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, menyampaikan bahwa bandara siap mendukung penuh kemajuan pariwisata Karimunjawa. Salah satunya melalui kerja sama dengan Dinas Pariwisata Jepara dan operator penerbangan.

“Penerbangan ke Karimunjawa melalui Susi Air mendapat respons positif. Tingkat keterisian penumpang atau okupansi bahkan di atas 80 persen. Kami siap mendukung peningkatan kapasitas armada jika permintaan terus meningkat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa lounge Mega Diving Resort yang kini hadir di area ruang tunggu keberangkatan akan menjadi etalase promosi wisata Karimunjawa.

Dengan desain yang menampilkan karakter kepulauan tropis, lounge ini diharapkan menjadi magnet informasi sekaligus tempat nyaman bagi wisatawan yang akan menuju Karimunjawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.