Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fornas Meriahkan Olahraga Tradisional, Lestarikan Budaya Bangsa

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fornas Meriahkan Olahraga Tradisional, Lestarikan Budaya Bangsa Doc: Antara
Ket. Penari menampilkan tarian kolosal saat pembukaan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di halaman Kantor Gubernur NTB, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (26/7).

Mataram - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia mengungkapkan pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat pada 26 Juli sampai 1 Agustus 2025 menjadi ajang pelestarian budaya olahraga masyarakat.

Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Adil Hakim mengatakan tingkat partisipasi masyarakat Indonesia dalam olahraga saat ini masih relatif rendah.

"Melalui Fornas, kami ingin memperkuat sportivitas, semangat kebersamaan, dan kembali melestarikan budaya olahraga seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Minggu (27/7).

Laporan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) Indonesia pada tahun 2024 menyebut sebanyak 55,5 persen masyarakat Indonesia berusia 10 sampai 60 tahun atau sekitar 114 juta orang berada dalam kategori kebugaran jasmani yang sangat rendah.

Sementara itu tercatat ada 24,7 persen lainnya atau sekitar 50,7 juta orang masuk dalam kategori kebugaran jasmani kurang atau buruk.

Adil mengatakan hanya 6,3 persen atau sekitar 12,9 juta orang di Indonesia yang memiliki kebugaran jasmani masuk ke dalam kategori baik ke atas.

Menurutnya, peningkatan kesehatan dan kebugaran masyarakat merupakan komponen vital dalam pembangunan sumber daya manusia yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor aktif dalam kerja sama pembangunan global dan regional.

"Daya saing bangsa tidak hanya dilihat dari kemampuan kognitif generasi maupun negaranya, tetapi turut memperhitungkan keseimbangan aspek fisik mental dan sosial," kata Adil.

Festival Olahraga Masyarakat Nasional merupakan ajang olahraga masyarakat yang bertujuan mempromosikan dan mendorong gaya hidup sehat, kebugaran, serta memperkenalkan ragam olahraga masyarakat untuk mendukung gerakan Indonesia Aktif.

Fornas VIII Nusa Tenggara Barat diikuti oleh 38 kontingen provinsi se-Indonesia dengan total 12.378 penggiat pertandingan, 3.870 perangkat pertandingan dan official, 74 induk organisasi olahraga (Inorga) pertandingan dengan nomor pertandingan 847, 13 Inorga eksibisi, dan 3 Inorga undangan Gubernur NTB.

Total peserta yang hadir ke Nusa Tenggara Barat melalui Fornas VIII mencapai lebih dari 18.000 orang dengan proyeksi perputaran ekonomi sebesar lebih dari Rp800 miliar dan menciptakan estimasi lebih dari 9.500 lapangan kerja sementara.

Ketua Panitia Penyelenggara Fornas VIII Ibnu Sulistyo Riza Pradipto mengklaim Fornas VIII Nusa Tenggara Barat adalah ajang olahraga masyarakat terbesar yang siap mendunia, serta menjadi pemicu bagi masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian gaya hidup.

Berdasarkan catatan sejarah, Fornas pertama kali digelar di Jakarta pada tahun 2011. Saat itu tercatat ada 25 Inorga dengan jumlah peserta sebanyak 5.000 orang.

Sebelum Nusa Tenggara Barat, daerah yang menjadi tuan rumah pelaksanaan Fornas ke-7 adalah Jawa Barat pada tahun 2023. Ajang itu melibatkan 74 Inogra dan 23.000 orang peserta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.