Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saham Syariah Bergairah! Transaksi Tembus Rp3,3 Triliun, Siapa Bilang Nggak Cuan?

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 23:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saham Syariah Bergairah! Transaksi Tembus Rp3,3 Triliun, Siapa Bilang Nggak Cuan? Doc: ANTARA/ Aprillio Akbar
Ket. Karyawan berjalan dengan latar belakang layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Pasar modal syariah mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif dengan mendukung perusahaan yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan sosial.

Investor memiliki pilihan untuk berinvestasi pada berbagai instrumen syariah seperti saham syariah, sukuk syariah (obligasi syariah), dan reksa dana syariah.

Pasar modal syariah di Indonesia semakin berkembang, didukung oleh regulasi yang jelas dan sistem online trading syariah yang memudahkan investor.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan nilai transaksi investor syariah di pasar saham Indonesia mencapai Rp3,3 triliun per Juni 2025, atau lebih dari separuh dari nilai transaksi investor syariah yang sebesar Rp5,5 triliun sepanjang tahun 2024.

Nilai transaksi itu dihasilkan dari sebanyak 16.369 investor syariah (saham) yang aktif per Juni 2025, dari total sebanyak 185,766 investor syariah (saham) yang ada di pasar saham Indonesia.

“Nilai transaksi Rp3,3 triliun itu berasal dari 16.369 investor yang aktif transaksi. Jadi, bukan berasal dari jumlah investor yang 185.766, tetapi berasal dari 16.369 investor yang aktif itu. Jadi mereka transaksi nilainya Rp3,3 triliun,” ujar Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh dalam sesi Edukasi Wartawan terkait Update Perkembangan Pasar Modal Syariah di Jakarta, Kamis (24/7).

Kemudian, volume transaksi investor syariah (saham) tercatat sebanyak 7,3 miliar transaksi per Juni 2025, dengan frekuensi transaksi investor syariah sebanyak 972.000 kali.

Adapun, rasio investor syariah (saham) yang aktif tercatat sebanyak 12,8 persen dari total investor pasar saham Indonesia yang aktif bertransaksi per Juni 2025.

Kapitalisasi saham syariah tercatat sebesar Rp8.158 triliun per Juni 2025, atau 62 persen dari total kapitalisasi pasar saham Indonesia yang sebesar Rp13.172 triliun.

Sementara itu, jumlah saham syariah tercatat sebanyak 657 saham per Juni 2025, atau 69 persen dari total sebanyak 956 saham yang ada di pasar saham Indonesia.

Lebih lanjut, pangsa pasar saham syariah tercatat telah merata di berbagai sektor ekonomi di Indonesia, diantaranya di sektor barang konsumen non-primer dengan persentase pangsa 17 persen, sektor barang konsumen primer 14 persen, barang baku 14 persen, sektor energi 12 persen, dan sektor properti 11 persen.

Kemudian, sektor perindustrian sebesar 9 persen, sektor infrastruktur sebesar 8 persen, sektor teknologi sebesar 5 persen, sektor transportasi & logistik sebesar 4 persen, sektor kesehatan sebesar 6 persen, dan sektor keuangan sebesar 1 persen,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.