Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Akui Masih Banyak Masalah yang Perlu Diperbaiki di Jakarta

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 20:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Akui Masih Banyak Masalah yang Perlu Diperbaiki di Jakarta Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui bahwa Jakarta masih memiliki banyak masalah yang perlu diperbaiki, salah satunya seperti tawuran.

“Karena kami bukan orang yang kemudian menutup diri bahwa Jakarta ini masih banyak kekurangan. Iya, pasti. Karena melayani 15 juta orang itu bukan persoalan yang mudah,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Utara, Kamis (24/7).

Untuk itu, Pramono mengatakan informasi atau aduan masyarakat sangat penting bagi dirinya beserta jajaran, sehingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat segera menindaklanjuti laporan-laporan dari masyarakat.

Salah satu persoalan yang diakui Pramono masih meresahkan di Jakarta adalah tawuran. Pramono berharap masyarakat dapat melaporkan setiap keresahan yang terjadi di lingkungannya.

“Baru bernapas sedikit, tiba-tiba ada tawuran. Itu pun membuat saya sama Bang Doel pasti nggak bisa tidur. Sehingga malam-malam kita mengkoordinasikan supaya tawuran itu bisa diatasi. Tapi yang jelas, semua informasi ini adalah kami inginkan, dan kami akan bekerja berdasarkan itu,” kata Pramono.

Pemprov DKI Jakarta juga tengah berupaya menangani persoalan tawuran. Diketahui, pihak Pemprov DKI Jakarta mengkaji sejumlah kebijakan mulai dari pelibatan kriminolog dan psikolog, kampanye besar #JagaJakarta, hingga pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Antitawuran.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dihadiri jajaran Staf Khusus dan Tenaga Ahli Gubernur, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, serta kepala dinas dan direksi BUMD terkait.

“Tawuran di Jakarta seperti menjadi masalah turun-temurun dengan beragam penyebab. Karena itu, kehadiran Pemprov Jakarta untuk menangani masalah ini sangat dinanti oleh publik,” ujar Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali.

Pemprov DKI Jakarta akan menjajaki kerja sama dengan psikolog dan kriminolog dari berbagai universitas di sekitar Jakarta untuk merumuskan solusi yang lebih komprehensif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.