Papua Pegunungan Kirim 1,3 Ton Sayur ke Biak: Awal Sinergi Ekonomi Antarwilayah
Kamis, 24 Jul 2025, 12:33 WIBPemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mengirimkan sayuran 1,3 ton ke Kabupaten Biak Numfor, Papua, sebagai langkah awal percepatan pembangunan ekonomi bagi kedua daerah.
Sayuran dan buah-buahan segar yang dikirim dari Papua Pegunungan ke Kabupaten Biak Numfor, Papua, menjadi pengiriman awal dalam memperkuat hubungan perekonomian.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan dan Kelautan Papua Pegunungan Sem Kepno, di Wamena, Rabu (23/7), mengatakan pengiriman sayuran dan buah-buahan ke Kabupaten Biak menjadi titik awal program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol dalam memperkuat sektor perdagangan.
âPengiriman sayuran seperti kol kepala, bunga kol, sawi, worter, duan bawang, bawang merah, bawang putih, labu siam, sementara buah-buahan markisa, jeruk, buah merah, alpukat dan nenas,â katanya pula.
Menurut dia, kerja sama kedua daerah ini sebagai upaya membantu meningkatkan kesejahteraan petani yang berada di delapan kabupaten Papua Pegunungan.
âSelama ini hasil bumi yang dihasilkan banyak dan konsumsi dalam daerah melebihi sehingga menyebabkan harga sayur dan buah-buahan menjadi turun. Dengan langkah pemerintah mengirimkan sayur dan buah-buahan ke luar daerah maka akan menjaga harga dan membantu meningkatkan kesejahteraan petani,â ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya akan berupaya pengiriman sayur mayur ke Kabupaten Biak Numfor akan berjalan satu bulan 1 atau dua kali pengiriman.
âPengiriman sayur mayur akan menggunakan pesawat Herkules milik TNI AU, dan kerja sama telah dibangun antara Pemprov Papua Pegunungan dengan TNI AU dalam membantu mendistribusikan hasil pertanian ke Biak,â katanya lagi.
Dia menambahkan sementara dari Kabupaten Biak Numfor akan mengirimkan hasil kelautan seperti ikan ke Papua Pegunungan dengan menggunakan pesawat Herkules.
âKami yakin dengan kerja sama ini maka harga ikan di Papua Pegunungan dapat lebih murah dari saat ini (Rp50.000 per potong kecil ikan tuna), dan inflasi yang disebabkan dari kenaikan harga ikan bisa ditekan,â ujarnya pula.
- ekonomi Papua
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.