Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdukcapil Serang Gandeng RS Percepat Layanan Akta Lahir dan Kematian

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 20:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdukcapil Serang Gandeng RS Percepat Layanan Akta Lahir dan Kematian Doc: ANTARA
Ket. Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, (kanan) di Serang, Kamis (24/7/2025).

SERANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, Banten, memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan dengan menggandeng Rumah Sakit (RS) Kurnia melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, di Serang, Kamis (24/7), mengatakan kerja sama ini mengintegrasikan RS Kurnia ke dalam program inovasi "Balung Anak" (Bayi Lahir Langsung Kantongi Akta Kelahiran), yang memungkinkan penerbitan tiga dokumen sekaligus bagi bayi baru lahir.

Dokumen itu adalah akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA), serta percepatan penerbitan akta kematian.

Ia mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan, kepastian hukum, dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Tujuannya untuk memberikan kemudahan dan kepastian hukum bagi setiap anak sejak dini. Orang tua tidak lagi direpotkan dengan proses administratif berulang, karena dokumen disiapkan segera setelah bayi lahir," katanya.

Ia menambahkan, program ini juga mendukung Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) dan membantu pemerintah daerah memiliki data kependudukan yang lebih akurat dan real time untuk perencanaan pembangunan.

Dengan bergabungnya RS Kurnia, total sudah ada 52 fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Serang yang bekerja sama dalam program ini. Jaringan tersebut terdiri dari 11 rumah sakit, 25 puskesmas, dua klinik, dan 14 praktik mandiri bidan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP) Disdukcapil Kabupaten Serang, Hani Finola, menjelaskan mekanisme kerja sama ini sangat efisien. Pihak faskes akan langsung meminta persyaratan kepada keluarga pasien dan memasukkan data yang dibutuhkan.

"Bayi yang lahir di faskes mitra dapat langsung mendapatkan akta kelahiran, dimasukkan ke dalam KK, serta memiliki KIA tanpa perlu orang tua mengurus dokumen ke dukcapil," ujarnya.

Lebih lanjut, Hani mengatakan kolaborasi ini juga menyasar pencatatan peristiwa kematian. Data kematian yang tercatat di rumah sakit akan langsung ditindaklanjuti untuk penerbitan akta kematian, mengatasi kendala yang sering dihadapi keluarga seperti kesulitan waktu atau akses.

Direktur RS Kurnia, Febriyanti, menyambut baik kerja sama ini mengingat banyaknya pasien persalinan di rumah sakitnya yang berlokasi di Kecamatan Kramatwatu.

"Jadi supaya warga sekitar atau pasien kami, keluar dari RS Kurnia bisa langsung memiliki dokumen kependudukan lengkap. Ini sangat memudahkan," ujarnya.

Ia berharap, dengan dukungan aplikasi Serang Bahagia, proses layanan kependudukan bagi pasien di RS Kurnia akan menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga pasien tidak lagi dipersulit dalam urusan administrasi setelah melahirkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.