Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apa Dasarnya Cirebon Menjadi Percontohan Pengalaman Nilai-nilai Pancasila

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 13:44 WIB | Oleh:
Apa Dasarnya Cirebon Menjadi Percontohan Pengalaman Nilai-nilai Pancasila	Doc: ist
Ket. Pancasila

CIREBON – Kira-kira apa alasannya, sampai Kota Cirebon terpilih menjadi kota untuk masalah pengalamalan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memilih Kota Cirebon, Jawa Barat, sebagai salah satu kota percontohan dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila melalui aksi nyata di lingkungan pelajar.

Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto di Cirebon, Kamis, mengatakan pemilihan Cirebon didasarkan pada karakter daerah yang multikultural dan heterogen, sehingga relevan dengan misi penguatan toleransi serta solidaritas.

“Cirebon memiliki dinamika geografis dan sosial yang mencerminkan keberagaman Indonesia. Ini jadi tempat strategis untuk mengembangkan nilai-nilai Pancasila secara konkret,” katanya. Menurut Tonny, Pancasila tidak lagi cukup diajarkan dalam bentuk hafalan, melainkan harus dihidupkan melalui tindakan langsung yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Oleh karena itu, kata dia, BPIP melibatkan sekitar 1.500 pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA di Cirebon dalam berbagai aktivitas edukatif melalui rangkaian kegiatan bertema Pancasila dalam tindakan pada 22-24 Juli 2025.

Ia menuturkan salah satu aksi utama adalah gerakan pungut sampah di lingkungan Alun-alun Kejaksaan Cirebon sebagai bentuk penguatan nilai gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. “Gotong royong dan cinta lingkungan itu bagian dari nasionalisme. Hal ini yang kami tanamkan sejak dini agar nilai Pancasila benar-benar membumi,” ujarnya.

Untuk pelajar SMP, kata dia, BPIP mengangkat isu anti-perundungan dan kekerasan sebagai bagian dari semangat persatuan serta kemanusiaan. Sedangkan siswa SMA dibekali pemahaman bahaya radikalisme. BPIP juga menghadirkan permainan tradisional dalam rangkaian kegiatan sebagai cara menumbuhkan kembali rasa cinta Tanah Air dan kebanggaan terhadap budaya lokal.

“Kalau anak-anak lupa sejarah dan jati dirinya, itu jadi celah masuknya ideologi asing. Maka kita perkuat kembali akar budaya bangsa,” katanya. Dia memastikan rangkaian kegiatan di Cirebon akan menjadi model yang terus dikembangkan BPIP di kota-kota lain, dengan pendekatan yang disesuaikan berdasarkan karakter wilayah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi mengapresiasi ditunjuknya Cirebon sebagai kota percontohan karena dinilai sejalan dengan visi daerah dalam membentuk generasi muda yang inklusif dan berjiwa kebangsaan.

Ia mengatakan kegiatan ini pun mendorong lahirnya tutor sebaya dari kalangan pelajar, yang bisa menularkan semangat kebangsaan kepada teman-temannya secara alami. “Ini jadi kehormatan bagi Kota Cirebon. Anak-anak kita belajar Pancasila lewat kegiatan nyata, bukan sekadar teori,” ucapnya. Semoga kota-kota lain juga semakin bagus dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.