Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI Tegaskan Komitmen Jakarta Wujudkan Kota Hijau

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 14:58 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Tegaskan Komitmen Jakarta Wujudkan Kota Hijau Doc: Reza Pratama Putra

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka Urban Climate Action Programme (UCAP) Climate Action Implementation (CAI) Regional Convening 2025 di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Rabu (23/7).

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan berbagai capaian dan komitmen Jakarta dalam mengatasi perubahan iklim. Salah satunya terkait penurunan peringkat kemacetan Jakarta berdasarkan hasil survei TomTom, yang sebelumnya kerap masuk 20 besar kota termacet di dunia, kini berada di peringkat 90.

"Saya menjadi gubernur, mempunyai program yang disebut Transjabodetabek, tiba-tiba Jakarta ketika disurvei oleh lembaga internasional namanya TomTom Survey yang dulu selalu 20 besar kota termacet di dunia, tiba-tiba nomor 90," ujar Gubernur Pramono.

Ia kemudian berbagi pengalaman dari kunjungannya ke New York atas undangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membahas isu serupa. Saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York, keduanya membahas masalah kemacetan, di mana kedua kota ini sebelumnya sama-sama masuk dalam peringkat 10 besar.

Namun kini perbaikan masalah kemacetan terjadi di Jakarta. Di Indonesia sendiri, kota termacet bukan lagi Jakarta melainkan Bandung. Kemudian diikuti Medan, Palembang, Surabaya, dan Jakarta.

Gubernur Pramono pun kemudian mengaitkan perbaikan masalah kemacetan di Jakarta dengan kebijakannya yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) menggunakan transportasi umum setiap Rabu.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menyampaikan, pertemuan ini menjadi tonggak penting bagi Jakarta. Sejak 2018, kota-kota C40, melalui Pemerintah Inggris telah memberikan dukungan penuh kepada 35 kota di dunia, termasuk Jakarta. Karena itu, Gubernur Pramono mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut dan menyatakan komitmen penuh Jakarta untuk terus berbenah.

"Kami ingin menyampaikan terima kasih dan kami memberikan dukungan sepenuhnya untuk bisa berubah," ujar Gubernur DKI Jakarta.

Gubernur Pramono juga menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus melakukan perbaikan. Salah satunya yakni terkait penyusunan Jakarta Green Building Regulation.

Peraturan ini menargetkan efisiensi energi dan air sebesar 100 persen untuk bangunan baru dan 50 persen untuk bangunan eksisting pada 2030, yang berpotensi mengurangi emisi CO2 hingga 10,6 juta ton per tahun.

Selain itu, Jakarta akan memanfaatkan 55 juta ton cadangan sampah di Bantar Gebang, dengan volume harian 7.700 ton sebagai sumber energi.

"Saya beruntung sudah mendapatkan arahan dan sekaligus persetujuan oleh pemerintah pusat, oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa penggunaan energi ke depan di Jakarta salah satunya akan menggunakan energi sampah, pembangkit energi sampah," tutur dia.

Gubernur Pramono juga memaparkan bahwa Jakarta akan membangun empat Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS), yang diharapkan akan menjadikan Jakarta semakin hijau.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta secara resmi bergabung dengan Clean Investment Accelerator initiative. Melalui inisiatif ini, Jakarta berkomitmen mengalihkan pembiayaan kota dari bahan bakar fosil menuju solusi iklim yang membangun ekonomi tangguh dan inklusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.