Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkop Sebut Koperasi Fondasi Wujudkan Reforma Agraria

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 21:30 WIB | Oleh:
Wamenkop Sebut Koperasi Fondasi Wujudkan Reforma Agraria Doc: Kemenkop
Ket. Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono

JAKARTA - Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan koperasi, yang dibangun di atas kekuatan ekonomi rakyat, adalah fondasi untuk mewujudkan reforma agraria dan kedaulatan desa. Ia menyebut peluncuran resmi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden RI di Klaten sebagai titik balik kebangkitan kedaulatan desa.

Ia memandang Kongres SPI kali ini sebagai tonggak penting konsolidasi gerakan rakyat untuk merebut kembali ruang hidup. Guna mewujudkan distribusi tanah yang adil, serta membangun sistem pangan yang berdaulat.

"Inilah saatnya membangkitkan kembali ekonomi kerakyatan. Ini yang berpijak pada kekuatan desa dan koperasi," kata Ferry dalam keterangannya, Selasa (22/7).

Ferry mengakui ketimpangan agraria dan pangan masih menjadi persoalan nyata di Indonesia. Ia menyoroti banyak petani belum memiliki lahan secara adil, sementara harga dan distribusi dikendalikan segelintir pihak.

"Ironisnya, desa sebagai produsen utama belum berdaulat. Ini atas hasilnya sendiri," ujar dia.

Oleh karena itu, di tengah era ketika desa kerap hanya menjadi objek pembangunan. Ia menyebut Kopdes/Kel Merah Putih hadir untuk mengembalikan kontrol ekonomi ke tangan masyarakat desa itu sendiri.

Wamenkop menyatakan Kopdes/Kel didorong tidak hanya menjadi wadah usaha, melainkan alat transformasi rantai nilai. Ia menuturkan melalui Kopdes/Kel Merah Putih, distribusi pupuk subsidi dapat dipersingkat, mengurangi mata rantai yang panjang dan seringkali menyulitkan petani.

Dengan rantai yang lebih pendek dan terkontrol, harga pupuk akan lebih murah, biaya produksi turun, dan petani mendapatkan margin yang lebih besar. "Inilah bentuk nyata kedaulatan ekonomi petani," ucap dia.

Lebih lanjut, Kopdes/Kel Merah Putih juga dapat bermitra dengan unit penggilingan padi di tingkat desa, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak. Ferry meyakini sinergi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan koperasi-koperasi petani yang sudah dimiliki SPI akan menjadi fondasi bagi sistem ekonomi pangan yang mandiri dan berdaulat.

Ia menekankan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih bukanlah pengganti, melainkan penguat ekosistem usaha koperasi petani. Wamenkop juga mendorong Serikat Petani untuk membentuk koperasi sebagai upaya mendorong hilirisasi.

"Tujuannya agar petani tidak hanya menjual hasil panen mentah. Tetapi juga mampu mengelola, mengolah, dan mendistribusikannya secara kolektif," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.