Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Remaja AS Telah Jajal Hubungan Pertemanan Berbasis 'AI'

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 19:28 WIB | Oleh:
Studi: Remaja AS Telah Jajal Hubungan Pertemanan Berbasis 'AI' Doc: AFP/ROBYN BECK
Ket. Ilustrasi sekelompok remaja asal AS. Studi menemukan bahwa melakukan percakapan dengan AI merupakan hal yang menarik bagi remaja AS berusia 13 hingga 17 tahun, dengan 52 persen di antaranya mengatakan mereka merupakan pengguna reguler.

SAN FRANSISCO - Studi baru yang dilakukan oleh lembaga nirlaba Amerika Serikat (AS) Common Sense Media menemukan bahwa 72 persen remaja di AS telah menjajal hubungan pertemanan berbasis kecerdasan buatan (AI), menurut sebuah laporan dari TechCrunch pada Senin (21/7).

Studi itu berfokus pada chatbot berbasis AI yang dirancang agar pengguna dapat melakukan percakapan yang lebih personal.

Studi itu menemukan bahwa melakukan percakapan dengan AI merupakan hal yang menarik bagi remaja AS berusia 13 hingga 17 tahun, dengan 52 persen di antaranya mengatakan mereka merupakan pengguna reguler.

Temuan itu didasarkan pada sebuah studi yang berlangsung pada April dan Mei 2025, menggunakan sampel representatif dari 1.060 remaja, dan dilakukan oleh tim peneliti dari University of Chicago.

Total 46 persen remaja menyampaikan bahwa mereka memandang hubungan pertemanan berbasis AI sebagai alat atau program, dan 33 persen remaja mengatakan mereka memanfaatkan hal itu untuk interaksi dan hubungan sosial.

Sementara separuh remaja tersebut mengatakan mereka tidak memercayai informasi yang diberikan oleh hubungan pertemanan berbasis AI.

Sepertiga remaja tersebut menuturkan mereka merasa percakapan itu lebih memuaskan dibandingkan dengan teman di dunia nyata, kendati lainnya merasakan hal yang sebaliknya.

Sementara 80 persen remaja mengatakan mereka menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman di dunia nyata dibandingkan chatbot AI mereka. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.