Pangdam XVII Cendrawasih: Warga Sinak Mengungsi Akibat Takut KKB
Selasa, 22 Jul 2025, 15:35 WIBJayapura -- Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito mengatakan, pengungsian yang dilakukan warga Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah itu karena takut ancaman KKB.
Dari laporan yang diterima masyarakat Sinak mengungsi karena takut ancaman dari KKB dan bukan aparat keamanan khususnya TNI.
"Kehadiran TNI di Sinak itu untuk mengamankan masyarakat dari gangguan keamanan yang dilakukan KKB," tegas Pangdam XVII Cendrawasih di Jayapura, Selasa.
Dikatakan,dari laporan yang diterima, KKB sering kali melakukan intimidasi dan ancaman kepada masyarakat sehingga mereka ketakutan dan mengungsi ke tempat yang dianggap aman.
Hal serupa juga tentang isu narasi yang beredar di media sosial terkait prajurit membakar rumah warga dan rumah bupati Puncak namun kenyataannya yang membakar adalah anggota KKB.
Karena itulah pihaknya mengharapkan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan berbagai isu yang beredar mengingat kehadiran TNI adalah untuk membantu Polri menjaga keamanan serta melindungi seluruh warga.
Sudah menjadi tugas TNI untuk menjaga keamanan dari berbagai ancaman termasuk KKB .
"Tugas TNI melindungi masyarakat sehingga saat KKB melakukan gangguan keamanan ke warga maka TNI akan melakukan tindakan yang terukur guna memberikan pengamanan wilayah itu," tegas Mayjen TNI Rudi Puruwito.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Efisiensi Rp3 Triliun, Badan Gizi Nasional Setop Makan Bergizi Gratis di Hari Libur
-
GT World Asia di Mandalika Diwarnai Kartini Race
-
Gili Trawangan Ditinggalkan Ratusan Wisatawan Dampak Krisis Pasokan Air Bersih
-
Antheia Merdeka Festival Hadirkan Aktivitas Edukatif untuk Anak di Kepulauan Seribu
-
Darurat Pascagempa, Kemendikdasmen Gerak Cepat Salurkan 50 Tenda untuk Sekolah
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 20 Juli 2026: Waspada Hujan Ringan di Malam Hari
-
Menko Perekonomian Ajak Masyarakat “Work from Mall”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.