Muara Angke Jantung Budaya dan Sejarah Maritim Jakarta

Selasa, 22 Jul 2025, 15:45 WIB

Jakarta -- Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta menyatakan kawasan Muara Angke merupakan jantung budaya dan sejarah maritim Jakarta dan "Sedekah Laut Nadran 2025" ini menggambarkan penghormatan terhadap tradisi leluhur.

"Muara Angke bukan hanya sekedar kawasan pelabuhan semata tapi penuh akan budaya dan sejarah maritim Jakarta yang sangat kaya," kata Kepala Bidang Kelautan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Imam Fitrianto dalam pembukaan "Sedekah Laut Nadran 2025" di Jakarta, Selasa.

Ket. Foto: Kapal membawa sesaji meninggalkan Dermaga T Muara Angke untuk berlayar ke tengah laut dalam tradisi Nadran 2025 di Jakarta Utara pada Selasa (22/7). — Sumber: ANTARA/Mario Sofia Nasution

Ia mengatakan, "Sedekah Laut Nadran 2025" adalah wujud syukur atas hasil laut yang melimpah dan juga bentuk penghormatan atas tradisi leluhur yang telah diwariskan turun-temurun.

"Ini adalah bukti bahwa masyarakat nelayan kita tidak hanya bekerja keras tetapi juga menjaga nilai-nilai spiritual," kata dia.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan kearifan lokal dalam menjalani kehidupan dengan memanfaatkan laut sebagai sumber utama kehidupan.

Pihaknya mengapresiasi seluruh pihak yang menyelenggarakan "Sedekah Laut Nadran 2025" di Muara Angke. Kegiatan ini tidak hanya sebagai perayaan tapi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan warga nelayan.

Ia mengajak seluruh pihak untuk melestarikan kegiatan "sedekah laut" atau Nadra bukan hanya sebagai tradisi tahunan tetapi juga sebagai pengingat untuk terus bersyukur dan mempererat persaudaraan dan menjaga kelestarian laut.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh kegiatan yang mengangkat nilai-nilai kemanusiaan seperti ini," kata dia.

Pemprov DKI Jakarta akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Berbagai program seperti revitalisasi Pelabuhan Perikanan Muara Angke, pelatihan bagi nelayan, penyediaan sarana dan prasarana tangkap, hingga perlindungan sosial akan terus kita perkuat.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat pesisir tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan," kata dia.

Ratusan nelayan, pengusaha perikanan dan warga Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, melarung sesaji ke laut sebagai bentuk sedekah laut dengan mengharapkan hasil perikanan di tahun mendatang semakin meningkat.

Ketua Panitia Nadran Muara Angke Wanto Hasnim di Jakarta, Selasa, menjelaskan, "Nadran" ini sebagai ajang silaturahmi warga Muara Angke untuk bersedekah dari hasil yang mereka dapatkan agar ke depan rezeki semakin banyak.

Ia mengatakan, kegiatan "Nadran" ini rutin digelar setiap dua hingga tiga tahun sekali dan harapannya kesejahteraan nelayan semakin meningkat.

Menurut dia kesejahteraan nelayan meningkat jika hasil laut melimpah serta kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah pusat lebih pro dan menguntungkan nelayan.

"Kami berharap pemerintah pusat dapat memperhatikan kesehatan nelayan," kata dia.

  • Sedekah Laut

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.