Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deretan Kisah Nyata Manusia Koma Puluhan Tahun! Sleeping Prince Arab hingga Putri Salju Amerika Tak Pernah Bangun Lagi

📅 Senin, 21 Jul 2025, 06:45 WIB | Oleh:
Deretan Kisah Nyata Manusia Koma Puluhan Tahun! Sleeping Prince Arab hingga Putri Salju Amerika Tak Pernah Bangun Lagi Doc: Freepik

JAKARTA - Koma bukan sekadar tidur panjang biasa. Ini kondisi medis serius yang membuat seseorang hidup, tapi terputus sepenuhnya dari kesadaran. 

Tak bisa dibangunkan, tak bisa merespons dunia di sekitarnya, seolah jiwa mereka terjebak dalam keheningan abadi. Lebih mengerikannya lagi, ada sejumlah orang yang "tertidur" dalam koma selama puluhan tahun hingga akhirnya bangun atau meninggal dunia.

Berikut kisah-kisah paling mencengangkan dari para pasien koma terlama di dunia.

1. Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud – Sleeping Prince dari Arab

Dijuluki Sleeping Prince, kehidupan Pangeran muda ini berubah selamanya di usia 15 tahun akibat kecelakaan mobil saat menempuh pendidikan militer di London pada 2005. Cedera otak parah dan pendarahan internal membuatnya koma hingga dua dekade. 

Selama 20 tahun, dia bergantung pada mesin di King Abdulaziz Medical City, Riyadh. Keluarganya menolak mencabut alat bantu hidup meski disarankan dokter. 

Ayahnya, Pangeran Khaled, terus berharap pada mukjizat. Namun, harapan itu pupus ketika Al Waleed meninggal dunia pada 19 Juli 2025. Dunia pun kehilangan simbol cinta orang tua yang tak terbatas.

2. Edwarda O'Bara – Putri Salju yang Tertidur Selama 42 Tahun

Kisah Edwarda dari Florida menyentuh jutaan hati. Pada usia 16 tahun, dia jatuh koma karena komplikasi diabetes pada 1970. Sebelum koma, dia sempat berkata kepada ibunya, “Janji, jangan tinggalkan aku.” 

Ibunya menepati janji itu. Edwarda dirawat dengan cinta selama 42 tahun hingga meninggal pada 2012. Kisah ini dianggap sebagai bukti cinta keluarga yang melampaui batas waktu.

3. Jean Pierre Adams – Legenda Sepak Bola yang Tertidur Akibat Malapraktik

Mantan bek Timnas Prancis ini jatuh koma tahun 1982 saat menjalani operasi rutin lutut. Kesalahan fatal pemberian anestesi membuatnya kehilangan kesadaran selama 39 tahun. 

Istrinya, Bernadette, merawatnya setia setiap hari hingga kematiannya pada 2021. Ironisnya, pihak rumah sakit tak pernah meminta maaf atas insiden tragis itu.

4. Munira Abdulla – Ibu UEA yang Tersadar Setelah 27 Tahun

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.