Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI: KA Pasundan Hadir Lebih Nyaman dengan Sarana Kereta Ekonomi ‘New Generation'

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 22:20 WIB | Oleh:
PT KAI: KA Pasundan Hadir Lebih Nyaman dengan Sarana Kereta Ekonomi ‘New Generation' Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mulai mengoperasikan sarana Kereta Ekonomi New Generation pada Kereta Api Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng (pp) mulai 1 Agustus 2025.

Hal itu disampaikan Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.?

Pembaruan ini menjawab harapan pelanggan terhadap peningkatan kenyamanan di kelas Ekonomi, khusus kursi tegak lurus dan posisi duduk berhadapan kini ditinggalkan. Sebagai gantinya, penumpang akan menikmati captain seat yang searah laju kereta api, dengan leg room yang lega dan desain kursi ergonomis.

“Peningkatan kenyamanan KA Pasundan adalah buah karya nyata Insan KAI di Balai Yasa Manggarai. Ini yang berhasil memodifikasi kereta ekonomi menjadi lebih modern dan ergonomis,” kata Anne dalam keterangannya, Minggu (20/7).

Kereta Ekonomi New Generation memiliki kapasitas 72 tempat duduk per kereta, lebih sedikit dibanding sebelumnya yang memuat 80 tempat duduk. Pengurangan ini justru memberikan keleluasaan ruang kaki serta kenyamanan duduk yang optimal, terutama untuk perjalanan jarak jauh.

Hingga 2 Juli 2025, Balai Yasa Manggarai telah memodifikasi 93 unit kereta Ekonomi New Generation. Ini yang memperkuat peran unit perawatan KAI dalam modernisasi sarana secara in-house dan mendukung kemandirian industri perkeretaapian nasional.

Selain modifikasi internal, KAI juga menjalankan program pengadaan 612 unit Stainless Steel New Generation dari PT INKA (Persero) senilai Rp14,87 triliun hingga 2026. Dari jumlah itu, Rp5,5 triliun difokuskan pada rangkaian SS New Generation, sebagai bentuk perluasan penggunaan produk dalam negeri dan peningkatan TKDN.

“Investasi besar ini bukan hanya memperbarui sarana. Tapi juga menyiapkan kesiapan operasional menghadapi pertumbuhan angkutan penumpang dan barang,” ujar dia.

Berdasarkan RJPP 2025–2029, KAI memproyeksikan pertumbuhan penumpang KA Jarak Jauh sebesar 10,6% per tahun, KA Lokal 9,9%, dan volume barang 15% hingga 2029. Hingga 11 Juli 2025, telah diterima 31 rangkaian atau 336 unit kereta baru untuk mendukung proyeksi ini. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.