Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Miris! Kemensos Ungkap Transaksi Judi Online Penerima Bansos Tembus Rp3 Miliar

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 17:10 WIB | Oleh:
Miris! Kemensos Ungkap Transaksi Judi Online Penerima Bansos Tembus Rp3 Miliar Doc: RRI/Alfreds Tuter
Ket. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) melaporkan penerima bantuan sosial yang terindikasi bermain judi online mencatat transaksi lebih dari Rp3 miliar. Data itu diperoleh dari hasil pemadanan dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengatakan menyebut jumlah penerima bansos yang terindikasi bermain judol mencapai 603.999 keluarga. Sebanyak 375.951 keluarga di antaranya masih aktif menerima bantuan sosial pada triwulan kedua 2025.

Gus Ipul, panggilan akrab Mensos, juga merinci jumlah penerima bansos terindikasi judol berdasarkan jenis kelaminnya.

"Laki-laki mencapai lebih dari 160.000, sedangkan perempuan sekitar 208.000," ujarnya, Sabtu (19/7).

Kemensos juga membagi kelompok penerima bansos terindikasi judol itu berdasarkan nominal transaksinya. Kelompok pertama sebanyak 159.226 keluarga memiliki transaksi di bawah Rp100 ribu.

Kemudian sebanyak 137.899 keluarga bertransaksi antara Rp100 ribu sampai Rp500 ribu. Lalu 34.496 keluarga berada pada rentang Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Transaksi Rp1 juta hingga Rp5 juta dilakukan oleh 32.421 keluarga. Serta ada juga 5.752 keluarga yang bertransaksi antara Rp5 juta sampai Rp10 juta.

Jumlah 5.337 keluarga tercatat bertransaksi antara Rp10 juta sampai Rp50 juta. Sementara 359 keluarga bertransaksi antara Rp50 juta hingga Rp100 juta.

Transaksi tertinggi mencapai lebih dari Rp3 miliar dari satu rekening penerima bantuan sosial. Sedangkan transaksi terendah hanya Rp1.000.

Mensos menyebutkan rata-rata nominal deposit penerima bansos yang terindikasi judi online mencapai sekitar Rp2 juta. "Data-data ini masih terus kami analisis dan kembangkan," katanya.

Gus Ipul juga memastikan akan mengumumkan hasil pendalaman tersebut bila sudah lengkap. "Evaluasi akan digunakan sebagai dasar kebijakan penyaluran bantuan sosial berikutnya," ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.