Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA Dorong Anak-anak Kembali ke Permainan Tradisional

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Menteri PPPA Dorong Anak-anak Kembali ke Permainan Tradisional Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mendorong anak-anak se-Indonesia untuk kembali kepada permainan tradisional. Hal itu diungkapkannya pada acara Car Free Day (CFD) dalam rangka Hari Anak Nasional 2025 di Jakarta, Minggu (20/7).

Menurut Menteri PPPA ajakan ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan gawai pada anak-anak.

"Ini sebagai salah satu upaya agar mereka tidak berfokus pada gadget," ujar dia.

Acara puncak peringatan Hari Anak Nasional 2025 akan diselenggarakan di Indragiri Hulu, Provinsi Riau, pada 23 Juli 2025. Namun, Menteri Arifah mengatakan seluruh daerah di Indonesia juga menggelar perayaan peringatan Hari Anak Nasional di sekolah masing-masing.

"Pada tahun ini kami melakukan pendekatan berbeda yaitu desentralistik," ucap Arifah. "Artinya pelaksanaan peringatan Hari Anak Nasional dilaksanakan di seluruh sekolah di Indonesia".

Menurut Menteri Arifah, berbagai kegiatan akan ditampilkan pada peringatan Hari Anak Nasional 2025. Di antaranya senam anak Indonesia hebat yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kemudian permainan tradisional serta menyanyikan lagu-lagu tradisional dan kesenian tradisional. Serta mengangkat cerita atau dongeng tentang pahlawan di daerah masing-masing, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Acara CFD dalam rangka Hari Anak Nasional 2025 juga dihadiri istri Wapres Selvi Ananda Gibran Rakabuming. Kemudian Menteri Agama, Nasaruddin Umar, Menko PMK, Pratikno, dan Mendikdasmen, Abdul Mu'ti. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.