21.000 Orang Menari Ou Balumba di Pantai, Menarik Ribuan Wisatawan
Minggu, 20 Jul 2025, 20:35 WIBDOMPU - Â Ini mungkin tarian terbanyak. Ribuan wisatawan tumpah menyaksikan tarian kolosal Ou Balumba dalam gelaran Festival Lakey 2025 di kawasan wisata Pantai Lakey, bagian selatan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Direktur Operasional Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) Yusuf Ngadri mengatakan keterlibatan 21.220 penari membuat Festival Lakey memecahkan rekor penari kolosal terbanyak secara nasional. "Tari Ou Balumba kami nyatakan sebagai rekor dunia dengan peserta terbanyak dan terverifikasi sebanyak 21.220 penari," ujarnya, di Dompu, Minggu.
Tari Ou Balumba merupakan tarian memanggil ombak atau gelombang laut. Tarian ini melambangkan keberkahan hidup masyarakat pesisir yang mendapatkan limpahan nikmat dari datangnya gelombang yang membawa sinar kehidupan.
Yusuf mengungkapkan jumlah penari yang terlibat dalam Festival Lakey 2025 melampaui catatan 12.000 peserta pada tarian kolosal dan sedekah laut di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu Abdul Muis mengatakan keterlibatan penari dalam tarian kolosal Ou Balumba sangat besar, karena target awal hanya 15.000 penari.
Kerja sama tim yang solid dan dukungan penuh masyarakat membuat pelaksanaan tarian kolosal dalam Festival Lakey sukses digelar di Dompu.
"Catatan Muri ada sebanyak 21.220 orang. Padahal, jika dilihat jumlah penari yang berjejer di sepanjang Pantai Lakey itu diperkirakan lebih dari 30.000 orang," kata Abdul.
Berdasarkan pantauan, sebelum Tarian Ou Balumba berlangsung, terlebih dulu dilakukan doa bersama dipimpin langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Dompu Mokhammad Nasuhi. Selanjutnya, pemangku adat Kecamatan Huâu Abdul Malik Yusuf memimpin prosesi adat, juga mengawalinya dengan doa.
Pada tahun ini, Festival Lakey mengusung tema Inspiring of Lakey yang berlangsung pada 12-20 Juli. Gelaran itu menjadi agenda paling akbar dalam memperkenalkan destinasi wisata dan budaya di Kabupaten Dompu.
Rangkaian kegiatan terdiri dari lari santai, jelajah destinasi wisata, kemah budaya, pameran kerajinan, pentas budaya, kompetisi selancar, festival musik, hingga tarian kolosal Ou Balumba.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, Tarian Ou Balumba atau Tari Memanggil Gelombang merupakan tarian tradisional masyarakat pesisir Dompu yang melambangkan kesempurnaan hidup yang diberkahi oleh datangnya gelombang laut.
"Gelombang tersebut dipercaya membawa cahaya kehidupan dan rejeki, sekaligus menjadi simbol harmoni antara manusia dan alam," kata Iqbal.
Penghargaan dan medali Muri diserahkan langsung kepada pemrakarsa dan pelaksana kegiatan, yakni Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, sebagai bentuk apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan budaya yang masif dan melibatkan partisipasi luas masyarakat.
"Awalnya, Ou Balumba merupakan bagian dari ritual tradisional, namun kini telah bertransformasi menjadi media komunikasi spiritual dalam bentuk pertunjukan seni yang inklusif dan edukatif," ujarnya. Gubernur NTB mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
KPU Dompu Tetapkan Bambang-Syiraj sebagai Bupati/Wakil Bupati Terpilih
-
Ketika Dwayne Johnson, Leonardo DiCaprio dan Martin Scorsese Garap Film Mafia, Seperti Apa Hasilnya?
-
Vanenburg: Main di Kandang Untungkan Indonesia
-
Italia Terpaksa Lirik Batu Bara Akibat Ketidakpastian Pasokan Gas
-
Haji 2026, Pemerintah Saudi Makin Perketat Pengamanan, Jamaah Diminta Tak Tergiur Tawaran Haji dengan Visa Tak Resmi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.