Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Kepri: Penyaluran Bantuan Beras Ringankan Beban Ekonomi Warga

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 23:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Kepri: Penyaluran Bantuan Beras Ringankan Beban Ekonomi Warga Doc: ANTARA
Ket. Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dan stakeholder terkait menyalurkan bantuan beras 20 kilogram di halaman Kantor Lurah Baloi Permai, Kota Batam, Jumat (18/7/2025).  

TANJUNGPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menyatakan penyaluran bantuan pangan beras 20 kilogram sebagai wujud pemerintah hadir, untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat.

"Pemberian bantuan pangan ini sekaligus bentuk nyata pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat, terlebih dalam situasi ekonomi yang masih bergejolak dan harga kebutuhan pokok yang fluktuatif,” katanya saat menyalurkan bantuan beras di halaman Kantor Lurah Baloi Permai, Kota Batam, Jumat (18/7).

Wagub Kepri menyalurkan total 653,18 ton beras kepada 32.659 keluarga penerima manfaat (KPM), khususnya untuk masyarakat Batam. Penyaluran bantuan beras itu untuk dua bulan sekaligus, yaitu periode Juni dan Juli 2025, atau 10 kilogram per bulan.

Menurut dia, bantuan pangan yang dibagikan kali ini juga bagian dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang pelaksanaannya dilakukan secara terkoordinasi oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, dan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Kita berharap pemberian bantuan pangan yang melibatkan koordinasi lintas sektor secara apik ini akan tepat waktu, tepat sasaran, dan tentunya tepat penerima,” ujarnya.

Kepala Bulog Kantor Cabang Batam Guido XL Pereira mengatakan bantuan beras ini bagian dari upaya penurunan dan pengentasan kemiskinan, kerawanan bahan pangan, hingga gejolak harga.

Adapun penerima bantuan pangan itu adalah mereka yang telah terdata pada sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI.

"Kami pastikan kualitas beras yang disalurkan ini adalah beras terbaik dari cadangan beras pemerintah (CBP)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.