Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Evakuasi Nelayan Aceh Timur yang Diselamatkan Kapal Asing

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Tim SAR Evakuasi Nelayan Aceh Timur yang Diselamatkan Kapal Asing Doc: ANTARA/HO-SAR Aceh Timur
Ket. Tim SAR gabungan bersiap menjemput ABK yang selamat di PPN Idi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (16/7) malam.

Banda Aceh -- Tim SAR gabungan mengevakuasi delapan nelayan asal Kabupaten Aceh Timur yang diselamatkan kapal kargo asing setelah kapal mereka tenggelam di perairan Selat Malaka.

Ketua SAR Aceh Timur Herman, di Aceh Timur, Kamis, mengatakan kapal nelayan tersebut dengan nama KM Peuga Laot asal Idi Cut. Kapal ini diawaki 10 orang.

"Dari 10 anak buah kapal, delapan diselamatkan kapal kargo asing yang sedang berlayar di Selat Malaka. Sedangkan dua orang lainnya hilang. Tim SAR gabungan mengevakuasi delapan nelayan yang selamat tersebut dari kapal asing itu," katanya.

Herman menyebutkan KM Peuga Laot tenggelam di perairan Selat Malaka sekitar 72,2 mil dari lepas pantai Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Selasa (16/7). Penyebab pasti kapal nelayan tersebut tenggelam belum diketahui.

Adapun delapan nelayan selamat, yakni M Riski, M Yudi, Zakir, Hardian, Firda, Wahyu, Fahmi, dan seorang lagi belum terdata. Sementara anak buah kapal yang hilang yaitu Abdurrahman dan Saiful.

Herman mengatakan delapan anak buah kapal KM Peuga Laot tersebut diselamatkan kapal kargo Maersk Chilka berbendera Hong Kong yang saat itu berlayar menuju Singapura.

Tim SAR gabungan mengevakuasi delapan nelayan tersebut dari kapal kargo Maersk Chilka. Kapal berbendera Hong Kong tersebut berada beberapa mil dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi, Kabupaten Aceh Timur.

"Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Pos Kota Langsa, personel SAR Aceh Timur, dan personel dari Polairud Aceh Timur. Tim menjemput delapan nelayan yang diselamatkan kapal kargo tersebut," kata Herman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.