Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk 62.269 KPM Sasaran

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 18:34 WIB | Oleh:
Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk 62.269 KPM Sasaran Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kab Madiun
Ket. Bupati Madiun Hari Wuryanto menyalurkan secara simbolis bantuan pangan beras dari Bapanas dan Bulog kepada warga sasaran di Kantor Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (17/7).

MADIUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur menyalurkan bantuan pangan berupa beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog kepada 62.269 keluarga penerima manfaat (KPM) yang menjadi sasaran. 

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan bantuan pangan kali ini merupakan jatah dua bulan sekaligus, yakni Juni dan Juli 2025 dengan tiap bulan mendapat beras 10 kilogram.

"Dengan demikian setiap KPM menerima 20 kilogram beras yang didistribusikan sekaligus untuk dua bulan, yakni periode Juni dan Juli 2025," ujar Bupati Hari Wuryanto saat membuka kegiatan penyaluran secara simbolis di Kantor Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (17/7). 

Menurutnya, program bantuan pangan beras tersebut merupakan wujud kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pangan masyarakat.

"Program ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dengan menggunakan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, kita harapkan bantuan dapat tepat sasaran dan mampu mengurangi beban ekonomi masyarakat yang rentan," kata Bupati.

Ia menegaskan bahwa bantuan itu tidak hanya menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional. Dari sebanyak 62.269 KPM di Kabupaten Madiun yang menerima bantuan pangan tersebut, total jumlah beras yang disalurkan mencapai 1.245 ton beras.

"Hal itu juga sebagai bagian dari intervensi harga beras dan pemulihan ekonomi masyarakat," kata dia. 

Bupati menilai, melihat kondisi harga beras di pasaran yang mengalami tren kenaikan dari awal tahun hingga Juni 2025, maka program ini menjadi langkah strategis untuk menekan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Madiun masih memiliki cadangan beras pemerintah daerah sebanyak 34.721 kilogram dan cadangan gabah di 147 lumbung mandiri masyarakat yang siap dimobilisasi sewaktu-waktu, maka Kabupaten Madiun dinilai sangat cukup jika menghadapi situasi darurat pangan.

Pemkab Madiun bersama Bulog setempat menargetkan seluruh penyaluran bantuan pangan tersebut dapat selesai paling lambat pada akhir bulan Juli 2025.

Bupati berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat jika dihadapkan dengan fluktuasi harga berbagai bahan pangan di pasaran saat ini. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.