Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Genjot Pelestarian Hutan Gunung Sanggabuana dan Puncak

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bogor Genjot Pelestarian Hutan Gunung Sanggabuana dan Puncak Doc: Antara
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat mendorong pelestarian kawasan hutan Gunung Sanggabuana dan Puncak sebagai kawasan hulu strategis dan habitat satwa langka.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa pelestarian hutan merupakan bagian dari visi pembangunan berkelanjutan dan upaya mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.

“Pelestarian hutan bukan hanya soal anggaran, tetapi juga bagian dari komitmen kami terhadap pembangunan lingkungan yang berkelanjutan,” kata Rudy usai menerima audiensi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Rabu (16/7).

Ia menyebutkan, salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Gunung Sanggabuana yang sebagian wilayahnya berada di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor siap mendukung pengelolaan dan restorasi kawasan tersebut, termasuk usulan perubahan status menjadi kawasan konservasi atau hutan lindung permanen.

Selain Gunung Sanggabuana, Rudy juga menyoroti pentingnya pemulihan kawasan hutan di wilayah Puncak. Ia menyatakan Pemkab Bogor siap mengelola lahan yang memungkinkan untuk direhabilitasi agar kembali berfungsi sebagai kawasan ekologi.

“Kabupaten Bogor siap menjadi pionir dalam gerakan pelestarian hutan di Jawa Barat,” katanya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana mengatakan kawasan Gunung Sanggabuana memiliki nilai ekologis tinggi karena menjadi habitat berbagai satwa liar, termasuk macan tutul Jawa (*Panthera pardus melas*).

“Kami sangat terkejut sekaligus termotivasi ketika mendapati masih ada jejak macan tutul di kawasan ini. Ini menunjukkan pentingnya upaya pelestarian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan tersebut memiliki status campuran, yaitu hutan produksi, hutan lindung, dan sebagian dikelola langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata dia, sedang memproses perubahan status kawasan menjadi konservasi atau hutan lindung permanen dan berharap dukungan teknis serta administratif dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kami berharap Pemkab Bogor dapat aktif dalam tim terpadu yang dibentuk KLHK agar penguatan status kawasan ini bisa segera terealisasi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.