Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan Nganggur Jadi Tambak: Langkah Cerdas atau Strategi Tambal Sulam?

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 16:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lahan Nganggur Jadi Tambak: Langkah Cerdas atau Strategi Tambal Sulam? Doc: ANTARA/ Aji Cakti
Ket. Modeling kawasan tambak Budi Daya Ikan Nila Salin (BINS) di Karawang, Jawa Barat.

JAKARTA – Lahan tidur yang diubah menjadi area budidaya dapat menghasilkan ikan dan produk perairan lainnya, membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Budidaya ikan di lahan tidur dapat menjadi sumber mata pencaharian baru bagi masyarakat, terutama di daerah pedesaan, meningkatkan pendapatan dan taraf hidup. Pemanfaatan lahan tidur untuk perikanan dapat menjadi diversifikasi usaha bagi petani, mengurangi risiko kerugian akibat kegagalan panen tanaman pangan.

Lahan tidur yang tadinya tidak produktif dapat dioptimalkan untuk kegiatan ekonomi, memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada. Pemanfaatan lahan tidur dapat mendorong pengembangan wilayah, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi perikanan budidaya

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan mengungkapkan lahan-lahan tidur (idle) dapat dioptimalkan terkait pemanfaatan untuk meningkatkan produksi perikanan budidaya.

Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Pangan Muhamad Mawardi mengatakan, masalah lahan menjadi tantangan utama bagi peningkatan produksi perikanan budidaya.

"Saat ini banyak lahan-lahan idle dan itu bisa kita optimalkan terkait pemanfaatan untuk produksi perikanan budidaya," katanya di Jakarta, Kamis.

Selain lahan, tantangan kedua dalam produksi perikanan budidaya terkait dengan pakan. Kemenko Pangan mendorong agar pakan untuk perikanan budidaya dapat diproduksi di dalam negeri dengan kualitas baik dan harga lebih terjangkau bagi para pelaku budidaya.

"Kemudian dari sisi pakan bagaimana kita bisa menghasilkan artinya pakan yang secara kualitas itu baik tetapi secara harga itu juga lebih terjangkau," kata Muhamad Mawardi.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama empat kabupaten di wilayah tersebut dalam rangka percepatan pelaksanaan program revitalisasi tambak Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat (Jabar).

Penguatan koordinasi dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama empat kabupaten yaitu Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu.

Dia menyampaikan, revitalisasi akan mengedepankan sistem budidaya yang ramah lingkungan. Setiap kawasan akan dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta area vegetasi sebagai filter alami untuk menjaga ekosistem laut.

Hasil koordinasi menyepakati dukungan pemerintah daerah di antaranya program ini menjadi bagian Program Strategis Nasional atau PSN.

Pemerintah daerah juga berkomitmen membantu sosialisasi kepada masyarakat, melakukan pendataan penggarap tambak, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta mempermudah proses perizinan sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, pemerintah daerah membantu menyiapkan tenaga kerja lokal khususnya masyarakat penggarap sesuai keahlian dan kebutuhan pelaksanaan program.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.