Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kesepakatan Dagang Fantastis Trump: Indonesia Borong Produk AS Rp317 Triliun, Tapi Ekspor Kena Tarif!

24 Kamis, 17 Jul 2025, 08:20 WIB | Oleh:
Kesepakatan Dagang Fantastis Trump: Indonesia Borong Produk AS Rp317 Triliun, Tapi Ekspor Kena Tarif! Kesepakatan Dagang Fantastis Trump: Indonesia Borong Produk AS Rp317 Triliun, Tapi Ekspor Kena Tarif! Doc: Istimewa

JAKARTA - Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang terkenal dengan gaya negosiasi agresifnya, kembali membuat kejutan besar. Dalam pengumuman yang ramai dibicarakan, Trump menyatakan Indonesia sepakat melakukan pembelian besar-besaran terhadap komoditas Amerika Serikat dengan nilai yang mengejutkan total mencapai Rp317 triliun!

Kesepakatan tersebut mencakup pembelian energi asal AS senilai 15 miliar dolar AS (sekitar Rp244 triliun), produk pertanian senilai 4,5 miliar dolar AS (sekitar Rp73,1 triliun), serta 50 unit pesawat Boeing, termasuk banyak varian tipe Boeing 777. 

Langkah ini disebut sebagai bagian dari perjanjian perdagangan baru antara kedua negara.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menulis dengan penuh kebanggaan, "Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Indonesia berkomitmen untuk membeli energi, hasil pertanian, dan pesawat dari Amerika dalam jumlah besar."

Namun di balik euforia tersebut, terselip kabar yang membuat pelaku usaha Indonesia khawatir. Trump menyatakan sebagai bagian dari kesepakatan ini, Amerika Serikat akan mendapatkan akses penuh ke pasar Indonesia, dan di sisi lain, akan menerapkan tarif 19 persen atas berbagai produk ekspor dari Indonesia ke pasar AS.

Trump menambahkan kesepakatan tersebut tercapai setelah pembicaraan langsung dengan Presiden RI Prabowo Subianto, yang disebutnya sebagai “sosok yang sangat dihormatinya.”

"Pagi ini saya menyelesaikan sebuah kesepakatan penting dengan Republik Indonesia setelah berbicara dengan Presiden Prabowo Subianto," tulisnya.

Langkah ini memicu reaksi beragam. Di satu sisi, kesepakatan ini dinilai bisa mempererat hubungan ekonomi kedua negara. Namun di sisi lain, penerapan tarif tinggi terhadap produk Indonesia dikhawatirkan akan memukul daya saing ekspor nasional di pasar Amerika.

Apakah ini benar-benar kemenangan diplomatik atau justru jebakan dalam perang dagang? Waktu yang akan membuktikan, yang pasti ekonomi Indonesia kini memasuki babak baru yang penuh risiko dan peluang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Luar Negeri
Tiongkok Tetapkan Status Si...

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.