Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenag Rejang Lebong Sosialisasikan Aplikasi Pendaftaran Haji Secara Online

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 23:05 WIB | Oleh:
Kemenag Rejang Lebong Sosialisasikan Aplikasi Pendaftaran Haji Secara Online Doc: Antara
Ket. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Rejang Lebong M Adityawarman Budi.

Rejang Lebong - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu saat ini tengah menyosialisasikan aplikasi "Haji Pintar" kepada masyarakat di daerah itu yang akan melakukan pendaftaran haji dalam jaringan atau online.

"Saat ini masyarakat sudah bisa mendaftar haji secara online, tidak perlu lagi datang ke kantor Kemenag cukup dari rumah masing-masing, nama aplikasinya Haji Pintar," kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Rejang Lebong M Adityawarman Budi di Rejang Lebong, Kamis.

Dia menjelaskan, aplikasi Haji Pintar tersebut diluncurkan oleh Kemenag RI dan dapat diunduh melalui playstore di android masing-masing.

Penggunaan aplikasi Haji Pintar ini, kata dia, dapat digunakan masyarakat yang akan mendaftarkan diri guna menunaikan rukun Islam kelima tersebut dari mana saja, namun untuk mengonfirmasi pendaftaran mereka harus mendatangi petugas atau operator haji di kantor Kemenag masing-masing, agar datanya bisa diverifikasi dan disetujui.

"Jika semua berkas pendaftaran lengkap, kemudian diunggah lewat aplikasi. Data diri pendaftar ini harus sesuai dengan identitas pribadi, kemudian foto yang dikirim juga harus simetris dengan latar belakang putih," terangnya.

Menurut dia, setelah seluruh dokumen diunggah para pendaftar dengan menggunakan aplikasi ini wajib mengonfirmasi kembali ke pihak Kemenag, guna memastikan apakah mereka sudah masuk ke dalam daftar tunggu atau belum.

Sementara itu, daftar tunggu haji atau waiting list masyarakat Kabupaten Rejang Lebong yang sudah mendaftarkan diri untuk berangkat haji, tambah dia, saat ini sudah mencapai 4.992 orang, jika dikurangi dengan kuota haji sebanyak 221 orang per tahun maka baru akan habis 23 tahun ke depan atau tahun 2048 mendatang.

Tingginya minat masyarakat Kabupaten Rejang Lebong untuk menjalankan rukun Islam kelima itu sendiri, tambah dia, menunjukkan mulai membaiknya perekonomian masyarakat di wilayah itu.

"Warga Rejang Lebong yang sudah mendaftar haji ini sudah masuk dalam daftar tunggu di Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu atau Siskohat Kemenag RI," demikian M Adityawarman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.