Gubernur NTB Tekankan Pembenahan Tata Kelola Wisata Gunung Rinjani
Kamis, 17 Jul 2025, 17:38 WIBMATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menekankan adanya pembenahan tata kelola secara menyeluruh agar dapat meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan bagi wisata pendakian maupun wisata non-pendakian di kawasan Gunung Rinjani.
"Ini adalah momentum bagi kami untuk memperbaiki diri, apapun yang sudah terjadi ya sudah terjadi, ke depan kami memperbaiki diri lebih bagus. Orang harus punya keyakinan kalau mereka datang ke Rinjani selamat," ucapnya dalam pernyataan yang dikutip di Mataram, Kamis.
Iqbal mengatakan ada tiga hal mendasar yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan untuk mewujudkan wisata aman dan nyaman di Gunung Rinjani, yakni penyiapan tim penyelamat, pemasangan signage, dan penempatan peralatan keselamatan di dekat puncak Gunung Rinjani.
Pada 16-20 Juli 2025, kegiatan pelatihan evakuasi penyelamatan vertikal dilakukan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Sebanyak 22 orang mengikuti pelatihan itu agar kelak dapat membantu turis yang mengalami kondisi darurat saat berwisata di Gunung Rinjani.
Evakuasi penyelamatan vertikal atau vertical rescue merupakan teknik evakuasi untuk memindahkan korban dari titik rendah (dasar jurang) ke tinggi atau sebaliknya pada medan terjal.
"Sebanyak 22 orang ikut pelatihan, tetapi 10 orang kami lakukan sertifikasi standar internasional untuk melakukan vertical rescue," kata Iqbal.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa papan tanda atau signage segera dipasang dari mulai awal pintu masuk pendakian hingga ke puncak Gunung Rinjani. Papan tanda memuat beragam informasi dan petunjuk yang berguna bagi para turis.
Kegiatan pengadaan papan tanda tersebut dilakukan oleh jenama lokal yang menyediakan berbagai perlengkapan serta peralatan berkegiatan di alam bebas, seperti berkemah ataupun mendaki gunung.
Berbagai peralatan keselamatan yang memenuhi standar segera dibeli untuk diletakkan pada posko darurat dekat puncak Gunung Rinjani agar memudahkan proses evakuasi korban.
"Kalau nanti ada kebutuhan penyelamatan (peralatan) tidak dibawa dari bawah ke atas yang sangat jauh, tetapi dibawa dari atas ke bawah, sehingga proses rescue lebih cepat," pungkas Iqbal. Ant
- Gunung Rinjani
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Jatuh di Gunung Rinjani, Kali Ini Pendaki Belanda
-
Mudahkan Pendaki, Dibuat Peta Jalur Pendakian Gunung Rinjani Langsung ke Segara Anak
-
Nyaris Meregang Maut di Gunung Rinjani! Pria Irlandia Ini Terjun Bebas 200 Meter dan Selamat dengan Cara Tak Terduga
-
Sarangan Jadi Magnet, Lebih dari 1 Juta Orang Datang di 2025
-
Pendaki Swiss yang Terjatuh di Rinjani Berhasil Dievakuasi Menggunakan Helikopter
-
Dampak Uji Coba Nuklir Masih Terasa di Dunia
-
Pendaki Asal Swiss Dilaporkan Terjatuh di Gunung Rinjani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.