Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberdayaan Sanggar Seni di UPK Setu Babakan Dilakukan Transparan

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 19:18 WIB | Oleh:
Pemberdayaan Sanggar Seni di UPK Setu Babakan Dilakukan Transparan Doc: ANTARA/HO-UPK PBB Setu Babakan
Ket. Salah satu Sanggar Seni saat tampil di Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan.

JAKARTA - Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, menegaskan bahwa pelaksanaan pemberdayaan sanggar seni budaya ini dilakukan secara transparan dan akuntabel.

"Sehingga, mereka juga merasa dilibatkan dalam kegiatan di Perkampungan Budaya Betawi untuk sama-sama melestarikan kebudayaan Betawi melalui berbagai jenis objek pemajuan kebudayaan," kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Edukasi dan Informasi UPK Setu Babakan, Farah Aini Astuti dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/7).

Menurut Farah, dalam proses penyelenggaraan pagelaran di UPK Setu Babakan, memang dilakukan secara ketat melalui proses kurasi.

Pemberdayaan sanggar seni diawali dengan sistem kurasi yang dibuka secara terbuka (melalui media sosial) di awal tahun snggaran. Kemudian sanggar yang mendaftar kurasi wajib mengirimkan persyaratan yang dibutuhkan serta dikurasi portofolio tampilan.

"Setelah semua melalui kurasi dan dinyatakan layak, maka sanggar tersebut diundang untuk dilakukan pengarahan sebelum tampil," ujarnya.

Pada pelaksanaannya, kata Farah, ketua sanggar wajib hadir langsung dan menandatangani dokumen surat pertanggungjawaban (SPJ).

"Kami lakukan bukti dokumentasi ketika ketua sanggar menandatangani SPJ dan pembayaran ditransfer langsung ke rekening ketua sanggar yang bersangkutan," katanya.

Pemilik Sanggar Mak Manih Nirin Kumpul, Mpok Linda mengaku sangat senang dan bangga karena selalu dilibatkan dalam setiap kegiatan di UPK Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan sehingga anak-anak didiknya bisa mendapatkan ruang untuk pentas.

"Untuk meningkatkan dan memberikan yang terbaik bagi kebudayaan Betawi, kita tampil pentasnya harus ada Tari Topeng, Lenong Betawi, Gambang Kromong hingga Palang Pintu. Itu semua yang diajarkan oleh Babe Nirin Kumpul," ujarnya.

Mpok Linda yang merupakan anak dari tokoh Betawi, Almarhum Nirin Kumpul menuturkan, ketika tampil di PBB Setu Babakan, dirinya bersama 300 anak didiknya juga mendapatkan pelayanan terbaik.

"Pelayanan yang diberikan UPK PBB Setu Babakan sangat baik, baik dari SPJ maupun pelayanannya. Semua penggiat seni atau seniman dilayani dengan baik, tanpa membeda-bedakan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.