Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog NTT Salurkan 455.660 Kg Cadangan Beras Pemerintah untuk Warga di Kota Kupang

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 13:45 WIB | Oleh:
Bulog NTT Salurkan 455.660 Kg Cadangan Beras Pemerintah untuk Warga di Kota Kupang Doc: antara foto
Ket. Penyaluran 455.460 kilogram beras program cadangan beras pemerintah (CBP) untuk 22.730 penerima bantuan pangan (PBP) di Kota Kupang, NTT, Selasa (15/7).

KUPANG - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan 455.460 kilogram beras program cadangan beras pemerintah (CBP) untuk 22.730 penerima bantuan pangan (PBP) di Kota Kupang, NTT, Selasa (15/7).

“Hari ini sesuai arahan Bapanas kami mulai salurkan CBP dan khusus Kota Kupang ada 22.773 PBP yang terima,” kata Manajer Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Kantor Wilayah NTT Faizal Fajar di Kupang, NTT, Selasa.

Hal ini disampaikannya di sela proses penyalur CBP kepada puluhan ribu warga di halaman kantor dinas perizinan satu atap Kota Kupang.

Faizal mengatakan cadangan beras pemerintah yang disalurkan itu dalam periode Juni hingga Juli 2025.

“Sehingga, total ada 20 kilogram yang diterima oleh PBP yang sudah terdata,” ujar dia.

Total jumlah beras yang disalurkan itu ujar dia sudah sesuai dengan perintah dari Bapanas. Dan untuk kelanjutannya pihaknya belum tahu. “Kita masih menunggu arahan dari Bapanas lebih lanjut terkait kelanjutannya,” ujar dia.

Dia mengatakan sebenarnya CBP sudah mulai disalurkan di awal tahun 2025, namun karena proses penyalurannya dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan panen yang mana dapat menjatuhkan harga di petani sehingga diundur. “Jadi memang di-hold dulu sama pemerintah, baru kemudian disalurkan saat ini,” ujar dia.

Penyaluran yang dilakukan saat ini juga bertujuan untuk menekan disparitas harga beras di pasaran, karena saat ini harga beras di pasaran cukup tinggi.

Anita seorang penerima bantuan pangan (PBP), yang ditemui di sela penerimaan bantuan beras itu mengatakan bersyukur karena CBP kembali disalurkan. “Saya sebelumnya terima, tetapi karena sempat terhenti saya sempat bertanya-tanya kok belum disalurkan,” ujar dia.

Dia mengatakan keberadaan CBP sangat membantu. Dan dia berharap agar program tersebut dilanjutkan terus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Luar Negeri
Asean Jadi Magnet Global, I...
Advertisement
Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.