Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakil Menteri Ekraf: Radio Dukung Banyak Subsektor Ekonomi Kreatif

📅 Senin, 14 Jul 2025, 22:51 WIB | Oleh:
Wakil Menteri Ekraf: Radio Dukung Banyak Subsektor Ekonomi Kreatif Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekraf
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dalam siaran yang bertajuk "Radio Masih Ada: Santai Siang Bersama Wamen Ekraf" di Jakarta pada Senin (14/7).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menyampaikan bahwa radio mendukung banyak subsektor ekonomi kreatif yang lain, termasuk musik dan periklanan.

"Radio adalah urat nadi yang senyap tapi kuat, ia memberi napas pada para musisi, pengisi suara, penulis naskah, hingga kreator komunitas," katanya dalam siaran bertajuk "Radio Masih Ada: Santai Siang Bersama Wamen Ekraf" pada Senin (14/7).

Sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian di Jakarta, Senin, Irene menyampaikan bahwa radio tetap relevan dan masih menjadi jalur penting penyampaian karya kepada publik di tengah perkembangan platform digital.

"Banyak orang mengira radio sudah selesai, padahal justru sekarang adalah saat yang tepat untuk membuktikan sebaliknya. Radio masih hidup, masih didengarkan, dan masih relevan, dari informasi lalu lintas, berita, sampai hiburan," katanya.

"Apalagi kalau internet mati total, kita pasti balik ke radio. Makanya, penting banget buat generasi muda sekarang tahu cara menyalakan dan menggunakan radio," ia menambahkan.

Irene, yang pernah menjadi penyiar radio, mengatakan bahwa radio bisa jadi ruang bagi generasi muda untuk tampil, berekspresi, dan berkembang.

"Di tangan mereka, radio bukan hanya bertahan, tapi tumbuh dan bertransformasi menjadi the new engine of growth dalam peta industri kreatif Indonesia," katanya.

Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong pemanfaatan radio tidak hanya sebagai alat siar, tapi juga sebagai media edukasi partisipatif.

"Radio bukan sekadar alat dengar. Ia adalah ruang dialog, ruang belajar, dan ruang tumbuh bersama," kata Irene.

Guna mendorong pemanfaatan radio, Kementerian Ekonomi Kreatif menginisiasi Program Radio Masih Ada.

Dalam program tersebut, studio mini dihadirkan di gedung perkantoran, perguruan tinggi, dan ruang publik untuk memungkinkan warga merasakan langsung pengalaman terlibat dalam penyiaran. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.