Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan Uni Eropa Kini Satu Semboyan, “Bersatu dalam Keberagaman”, Berkomitmen untuk Transisi Energi Bersih

📅 Senin, 14 Jul 2025, 07:58 WIB | Oleh:
Indonesia dan Uni Eropa Kini Satu Semboyan, “Bersatu dalam Keberagaman”, Berkomitmen untuk Transisi Energi Bersih Doc: antara foto
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen

BRUSSELS - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut bahwa Indonesia dan Uni Eropa memiliki kesamaan nilai, termasuk dalam semboyan nasional yang menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman.

Hal itu disampaikannya dalam pernyataan pers bersama dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Brussels, Belgia, Minggu (13/7).

“Kita sama-sama merupakan demokrasi yang dinamis dan beragam. Faktanya, kami mengetahui bahwa semboyan nasional Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, persatuan dalam keberagaman. Salah satu semboyan inti Uni Eropa adalah united in diversity, bersatu dalam keberagaman,” kata Ursula.

Menurut Ursula, hal tersebut menunjukkan bahwa Eropa dan Indonesia memiliki nilai dan ambisi yang sama.

Dia lalu mencontohkan kesamaan yang lain antara kedua pihak, seperti komitmen pada transisi energi bersih yang tidak meninggalkan siapa pun.

"Dan saya sangat senang bahwa Just Energy Transition Partnership (JETP) kita telah menjadi sukses," kata dia.

Ursula mengatakan pertemua tersebut juga menandai tercapainya kesepakatan politik terkait Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa setelah sepuluh tahun perundingan.

Dia menyatakan bahwa perjanjian ini merupakan langkah besar dalam kemitraan jangka panjang antara kedua pihak.

CEPA dinilainya akan membuka peluang besar bagi sektor perdagangan, pertanian, otomotif, dan jasa, serta memperkuat rantai pasok bahan mentah penting yang mendukung transisi digital dan energi bersih.

Ursula menyampaikan bahwa Eropa menginginkan pasokan yang tidak hanya aman tetapi juga bertanggung jawab, dengan menghormati lingkungan, masyarakat lokal, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Uni Eropa juga menilai Indonesia sebagai ekonomi terbesar di ASEAN dan salah satu mitra penting dalam rantai pasok global, meskipun saat ini masih menempati posisi kelima dalam hubungan dagang.

"Saat ini, Indonesia hanya merupakan mitra dagang kelima Uni Eropa di kawasan tersebut, dan penerima investasi asing langsung kelima terbesar dari Uni Eropa di antara negara-negara ASEAN. Jadi, masih banyak potensi dalam hubungan dagang kita, dan karena itu, perjanjian ini datang pada saat yang tepat," kata dia.

Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan ingin lebih banyak kehadiran dan partisipasi Eropa di perekonomian Indonesia. Prabowo mengatakan bahwa Eropa memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas global.

Eropa dinilai sebagai mitra strategis di berbagai bidang, termasuk ilmu pengetahuan, teknologi, dan keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.