Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telaga Sarangan Magetan Tetap Jadi Magnet Wisata Selama Libur Sekolah

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Telaga Sarangan Magetan Tetap Jadi Magnet Wisata Selama Libur Sekolah Doc: Antara
Ket. Wisatawan menikmati libur sekolah dengan naik speed boat di Telaga Sarangan Magetan, Jawa Timur.

Magetan - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Jawa Timur, menyebut kawasan Telaga Sarangan di lereng Gunung Lawu masih menjadi destinasi wisata favorit di kabupaten tersebut selama libur sekolah tahun 2025, Juni hingga pertengahan Juli ini.

Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disbudpar Magetan Didik Kurniawan, Sabtu (12/7), mengatakan Telaga Sarangan masih menjadi andalan yang terlihat dari meningkatnya kunjungan wisatawan ke objek wisata tersebut, terutama saat akhir pekan.

"Peningkatan kunjungan saat akhir pekan terpantau cukup signifikan dibanding hari biasa. Untuk weekday, jumlah pengunjung Telaga Sarangan masih di angka 2.000 hingga 3.000 orang per hari, hampir sama seperti hari-hari biasa. Namun saat akhir pekan, yang biasanya hanya 4.000 hingga 5.000, selama libur sekolah bisa naik menjadi 8.000 hingga 9.000 pengunjung," ujar Didik.

Menurutnya, peningkatan kunjungan tersebut dipengaruhi oleh banyak masyarakat yang ingin menikmati liburan di tempat wisata alam. Tren serupa juga terjadi di beberapa destinasi lain di sekitar Telaga Sarangan, seperti Mojosemi Forest Park, Taman Wisata Genilangit, Kebun Bunga Refugia, hingga Randu Gede Hidden Paradise yang semuanya berkonsep alam terbuka di sekitar lereng Gunung Lawu.

"Konsep wisata alam masih jadi andalan Magetan. Beberapa lokasi yang tidak memungut biaya masuk justru semakin digemari, seperti Taman Wisata Genilangit, hingga area kuliner di sepanjang jalur tembus Sarangan–Cemorosewu. Wisatawan ingin menikmati udara sejuk sambil bersantai makan jagung bakar," katanya pula.

Disbudpar Magetan terus berupaya mendorong peningkatan kunjungan wisata melalui berbagai kanal promosi, baik secara luring maupun digital.

"Kami banyak menggelar event di kawasan Sarangan untuk menarik wisatawan. Selain itu, kami juga aktif memperbarui informasi lewat media sosial dan bekerja sama dengan sejumlah influencer lokal untuk promosi," kata Didik.

Ia juga menyampaikan imbauan kepada para pelaku usaha jasa wisata untuk memperhatikan aspek kenyamanan dan keberlanjutan sesuai dengan edaran dari Kementerian Pariwisata.

Disbudpar Magetan berharap pada akhir pekan terakhir libur sekolah ini, masyarakat tetap antusias berwisata di daerah Magetan, sebelum kemudian aktif masuk sekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Daerah
Cegah Influenza, Pemerintah...
Advertisement
BMKG: Gempa Lombok Barat akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

BMKG: Gempa Lombok Barat akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.