Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lombok Wajibkan Pendaki Rinjani Jalani Syarat Utama Dulu sebelum Naik

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 18:18 WIB | Oleh:
Pemkab Lombok Wajibkan Pendaki Rinjani Jalani Syarat Utama Dulu sebelum Naik Doc: ist
Ket. Penyelamatan di Rinjani

LOMBOK TIMUR – Untuk keselamatan dan keamanan para pendaki itu sendiri, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat akan memperketat regulasi pendakian ke Gunung Rinjani. Salah satunya mewajibkan setiap wisatawan yang ingin mendaki ke Rinjani untuk menginap terlebih dulu di Sembalun.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin mengatakan kebijakan pengetatan pendakian ke Rinjani dilakukan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan terjadinya kecelakaan seperti yang dialami pendaki asal Brasil, Juliana Marins.

"Kita bicarakan ini soal tindakan keselamatan, preventif, bukan mengarah arogansi atau kepentingan pribadi bupati. Tapi ini semata-mata kita ingin mencari keselamatan, dan kenyamanan bagi wisatawan yang mendaki ke Rinjani," ujar Haerul Warisin di Mataram, Minggu.

Ia tidak memungkiri, selama ini banyak wisatawan yang mendaki ke Rinjani ada yang mengalami insiden apakah itu kecelakaan, sakit, terjatuh, bahkan sampai meninggal dunia.

"Nah insiden ini lah yang harus kita sikapi. Caranya apa, kita buatkan regulasi, salah satunya kita mewajibkan setiap wisatawan yang ingin mendaki itu untuk menginap dulu di Sembalun. Nanti aturan ini menjadi aturan baku yang kita buat dalam Peraturan Bupati," tegasnya.

"Kenapa menginap karena orang mendaki asalnya dari mana-mana. Begitu sampai Sembalun langsung naik, tanpa istirahat, tidak mendapatkan pengarahan. Setelah di atas, mereka kaget. Padahal mereka rata-rata belum pengalaman pendakian, seperti halnya Juliana Marins," sambung Haerul Warisin.

Selain memperketat pendakian, dia juga akan memberikan pembekalan ataupun pelatihan kepada setiap guide ataupun porter yang mengantarkan tamunya mendaki Rinjani.

"Porter-porter ini kita harus ingatkan, kita didik. Kalau bawa tamu jangan langsung dikasih naik. Mereka harus menginap istirahat dulu paling tidak sehari, dibekali mereka dengan pengarahan dulu. Terus selama perjalanan pendakian jangan ditinggal, harus mereka tunggu. Supaya tidak terjadi kecelakaan," katanya.

Menurut Haerul Warisin, kebijakan pengetatan pendakian Rinjani ini karena dia mendengar dan menerima masukan dari semua pihak, termasuk dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani. Dia lalu membuatkan aturan atau regulasi Perbup bahwa setiap pendaki harus istirahat terlebih dulu sebelum mendaki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Promosi Judi Online Makin M...
Megapolitan
DPRD DKI Dorong Perluasan P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.