Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur: 457 Koperasi Desa Merah Putih di Papua Barat Daya Berbadan Hukum

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 08:17 WIB | Oleh:
Gubernur: 457 Koperasi Desa Merah Putih di Papua Barat Daya Berbadan Hukum Doc: antara foto
Ket. Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu

SORONG - Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu mengungkapkan sebanyak 457 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di provinsi tersebut telah resmi berbadan hukum.

"Jumlah ini mencakup kampung dan kelurahan di enam kabupaten/kota yang telah melengkapi syarat legalitas dengan akta notaris," kata Elisa Kambu di Sorong, Sabtu (12/7).

Dia mengakui bahwa awalnya hanya empat Kopdes Merah Putih saja, lalu meningkat menjadi 57, dan kini telah mencapai 457 dari total 1.013 kampung dan kelurahan.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pimpinan daerah di enam kabupaten/kota guna mengevaluasi dan mempercepat pembentukan Kopdes Merah Putih sebagai program strategis nasional yang ditargetkan rampung pada Juli 2025.

“Kami sudah berkomitmen untuk menyelesaikan pembentukan Kopdes Merah Putih di tingkat kabupaten dan kota,” tegasnya.

Menurut Elisa, percepatan pembentukan koperasi tersebut juga didukung dengan penyederhanaan persyaratan administratif.

Bila sebelumnya diperlukan dokumen seperti NPWP dan surat rekomendasi, kini proses cukup menggunakan KTP dan berita acara.

"Kemudahan ini sangat membantu. Saya optimistis target 70 persen dapat tercapai pada Juli 2025," ujarnya.

Elisa juga menyebutkan dari enam daerah di Papua Barat Daya, Kota Sorong menjadi salah satu wilayah paling progresif, dengan 41 kelurahan dari 10 distrik telah memiliki Kopdes Merah Putih berbadan hukum.

Program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi desa dan memperluas inklusi keuangan melalui wadah koperasi yang legal dan mandiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.