Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anaknya Dapat Sekolah Jauh, Para Orang Tua Murid di Jakbar Resah

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 18:41 WIB | Oleh:
Anaknya Dapat Sekolah Jauh, Para Orang Tua Murid di Jakbar Resah Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Orang tua murid mendatangi posko pengaduan sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMA 78 di Jalan Kemanggisan Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (18/6).

JAKARTA - Suku Dinas Pendidikan (Sudindik) Jakarta Barat menyebutkan banyak orang tua murid yang resah lantaran anaknya mendapatkan sekolah jauh dari rumah.

Keluhan itu diterima pihak Sudindik pada hari terakhir waktu daftar ulang dalam tahapan seleksi penerimaan murid baru (SPMB) 2025, Kamis (10/7).

"Sampai hari ini masih ada yang datang. Mereka konsultasi, nanya gimana, soalnya anaknya diterima tapi setelah di cek ternyata sekolahnya jauh," kata Kasubag Sudin Pendidikan Jakarta Barat Wilayah II, Fakhrul Alam di posko pengaduan SPMB SMA 78 Jakarta, Kamis.

Fakhrul menuturkan, pada tahapan terakhir pendaftaran peserta didik memang bisa mencari sekolah tanpa terhalang aturan zonasi.

Namun dalam praktiknya, banyak siswa atau orang tua yang mendaftar dengan motif bisa diterima di sekolah negeri, tanpa melihat jarak sekolah dari rumah mereka.

"Banyak yang pada konsultasi soal itu. Makanya, saya serahkan ke orang tuanya lagi mau diambil apa tidak. Kalau tidak diambil kan, berarti sekolahnya di swasta," ujar Fakhrul.

Selama sebulan lebih membuka posko pengaduan, kata Fakhrul, mayoritas aduan yang disampaikan para siswa maupun orang tua sebagian terkait masalah teknis.

"Kebetulan kendala teknis itu terkait reset password, orang tua yang tidak bisa buka, kita bantu di sini. Alhamdulilah semua berjalan dengan baik. Semua kendala teknis bisa selesaikan dengan baik, tidak ada yang tidak bisa kami selesaikan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.