Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penanganan Banjir Cepat, Bupati Bulukumba Beri Penghargaan kepada Tim

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penanganan Banjir Cepat, Bupati Bulukumba Beri Penghargaan kepada Tim Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasi pada Tim Gabungan yang sudah melakukan upaya optimalisasi membantu warga terdampak banjir di Bulukumba, Sulsel.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim gabungan yang telah bekerja dalam penanggulangan banjir di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

"Kami berterima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan banjir pekan lalu," kata Andi Muchtar Ali Yusuf di Bulukumba, Selasa.

Dia mengatakan secara khusus pihaknya berterima kasih untuk seluruh tim yang telah bekerja luar biasa dalam penanganan banjir di bantaran sungai.

Tim gabungan dari BPBD, TAGANA, TNI Polri, dinas-dinas terkait, maupun relawan masyarakat telah bekerja maksimal dan terus memantau perkembangannya dan ini adalah banjir yang bisa dikatakan cukup besar dan meluas.

Pada 4-5 Juli 2025 banjir terjadi akibat curah hujan tinggi di daerah hulu sehingga memicu air sungai meluap di beberapa wilayah. Menyikapi kondisi tersebut tim gabungan dari BPBD, TAGANA, TNI, Polri, dan relawan masyarakat bergerak cepat meninjau lokasi dan melakukan evakuasi masyarakat terdampak.

Selain penanggulangan bencana, Bupati Andi juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama kawasan resapan air yang berperan penting dalam mengurangi dampak banjir.

Menurut dia, banjir yang terjadi di Bulukumba itu perlu diintropeksi. Banjir ini besar kemungkinan terjadi karena daya serap air di daerah hulu sudah menurun.

Oleh karena itu, katanya, pengelolaan lingkungan yang baik harus menjadi perhatian bersama. Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap penghijauan.

“Pohon-pohon yang dulunya mampu menahan dan menyerap air kini sudah tidak ada atau bahkan ditebang. Mungkin masyarakat tidak menyadari bahwa dampaknya bisa sebesar ini," ujarnya.

Oleh karena itu, bupati mengajak semua pihak untuk kembali memperhatikan pentingnya menanam pohon, khususnya tanaman yang memiliki daya serap air tinggi.

Dia mengatakan, komitmen pemerintah untuk terus memperkuat sistem tanggap bencana di Bulukumba akan dilakukan ke depan.

Hingga saat ini, pascabanjir penanganan dan pemulihan masih terus dilakukan. Sementara pemerintah melalui Posko Induk Penanggulangan Bencana masih melakukan pemantauan di wilayah terdampak.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai dan daerah rawan banjir atau longsor, agar tetap waspada terhadap potensi bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.