Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PSIM Mendapat Kehormatan Membuka Super Leaque Hadapi Persebaya

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 13:43 WIB | Oleh:
PSIM Mendapat Kehormatan Membuka Super Leaque Hadapi Persebaya Doc: ist
Ket. PSIM

YOGYAKARTA – Liga 1 sudah tidak ada dan diubah menjadi Liga Super (Super Leaque. Merupakan kehormatan, PSIM mendapat kesempatan untuk membuka Liga Super menghadapi Persebaya Surabaya.

Perubahan nama dari Liga 1 menjadi Liga Super diumumkan Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus usai menggelar RUPS-LB di Jakarta, Senin (7/7). “Mengawali nama baru tersebut sekaligus musim 2025/2026, akan mempertandingkan laga antara Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta,” tandas Ferry.

Laga ini akan menandai kick-off BRI Super League musim 2025/26. Pertandingan perdana tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8).

Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar di Jakarta dan diikuti 18 klub Liga itu juga memutuskan untuk melakukan rebranding dari BRI Liga 1 menjadi BRI Super League. Sedangkan Pegadaian Liga 2 menjadi Pegadaian Championship.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus mengatakan alasan perubahan nama kompetisi.

Menurutnya, mulai musim ini ada rebranding LIB (Liga Indonesia Baru). Entitas tetap LIB. Namun, brandnya adalah I-League (bukan lagi LIB). BRI Super League untuk Liga 1 dan Pegadaian Championship untuk Liga 2,” ucap Ferry.

“Laga awal BRI Super League ini bukan mundur. Sebab kami tidak pernah bilang tanggal sebelumnya. Persebaya akan melawan PSIM . Kenapa? Karena kita tidak punya keharusan atau tradisi menghadirkan juara Liga 1 dan Liga 2. Kita bisa memilih siapa saja,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.