Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jabar Minta Bobotoh Jaga Fasilitas Stadion Si Jalak Harupat

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 18:47 WIB | Oleh:
Pemprov Jabar Minta Bobotoh Jaga Fasilitas Stadion Si Jalak Harupat Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Arsip- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman saat meninjau fasilitas Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/7).

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta para suporter Persib Bandung atau Bobotoh, untuk menjaga fasilitas Stadion Si Jalak Harupat (SJH) selama gelaran Piala Presiden 2025 yang berlangsung pada 6–13 Juli mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan bahwa peristiwa-peristiwa sebelumnya harus menjadi pembelajaran agar turnamen kali ini berlangsung lebih tertib dan bertanggung jawab.

“Kami akan pastikan pengamanan diperketat, baik oleh panitia maupun petugas keamanan. Tapi yang tak kalah penting adalah edukasi kepada masyarakat, kepada penonton, kepada Bobotoh. Mari kita tumbuhkan rasa memiliki,” kata Herman di Bandung, Selasa (8/7).

Herman berharap adanya kesadaran dari para suporter untuk memelihara stadion. Menurutnya, stadion merupakan aset bersama yang harus dijaga oleh semua pihak.

“Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Jangan sampai setelah nonton, fasilitas rusak, lalu harus diperbaiki. Itu merugikan kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan Pemprov Jabar berkomitmen untuk menyukseskan Piala Presiden 2025 dari berbagai aspek, tidak hanya dari sisi pertandingan.

“Komitmen kami, penyelenggaraan Piala Presiden 2025 ini harus sukses. Sukses penyelenggaraannya, sukses secara ekonomi, dan sukses secara administrasi serta pertanggungjawaban,” kata dia.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan akan memperketat pemeriksaan terhadap suporter yang hadir untuk mengantisipasi barang terlarang seperti minuman keras (miras), senjata tajam dan flare selama gelaran Piala Presiden 2025.

Rudi mengatakan pemeriksaan dilakukan dalam empat titik sebelum penonton memasuki area tribun sebagai upaya dalam menjaga keamanan pertandingan.

“Yang saya khawatirkan ini adalah masuknya minuman keras dan flare. Ini sama sekali dilarang makanya ada empat kali akan dilakukan pemeriksaan badan, supaya para penonton ini sudah benar-benar bersih,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.