Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Babel Datangkan Investor Tiongkok Bangun Dua Megaproyek

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 20:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Babel Datangkan Investor Tiongkok Bangun Dua Megaproyek Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani (kanan) bersama Investor asal Tiongkok Mr Yu saat membahas investasi di Pulau Bangka, di Pangkalpinang, Selasa (8/7/2025).

PANGKALPINANG (8/7) – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, mendatangkan investor dari Tiongkok untuk membangun dua megaproyek pembangunan infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi untuk mewujudkan Negeri Serumpun Sebalai lebih maju.

"Besok (Rabu, 9/7) kami akan membawa Mr Yu ke Belinyu untuk melihat langsung lokasi pembangunan megaproyek yang akan dibangun Mr Yu untuk dijadikan seperti Batam," kata Hidayat Arsani, usai menjamu investor asal Tiongkok, di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan kehadiran rombongan sebanyak delapan orang dari Tiongkok Communications Construction Comunity (CCCC) dan PT Hayin sebagai grup perusahaan pimpinan Mr Yu Jianguo untuk membahas investasi pembangunan infrastruktur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Belinyu, Kabupaten Bangka untuk dikembangkan sebagai kawasan industri terpadu, dengan membangun pelabuhan bertaraf internasional.

Selain itu, CCCC dan PT Hayin ini juga setuju untuk berinvestasi melakukan reklamasi kawasan Pasir Padi Kota Pangkalpinang untuk dijadikan kota baru dengan memberikan konsep pembangunan pariwisata.

"Mr Yu sudah dua kali datang ke sini, berarti dia serius akan membangun Babel ini menjadi tempat investasi yang paling aman, bagus, dan membuat pariwisata dan industri," ujarnya.

Ia menyatakan kedatangan Mr Yu ke Negeri Serumpun Sebalai merupakan kedua kalinya. Pada kunjungan pertama, investor asal Negeri Tirai Bambu ini sudah menyatakan persetujuan untuk melakukan reklamasi Kawasan Pasir Padi Pangkalpinang.

"Kedatangan dia kali ini membawa tim teknis yang kemudian nanti akan dibawa ke Tiongkok. Selanjutnya, tinggal antara investor dan pemerintah, bagaimana kontraknya, karena tempat sudah setuju. Setiap investor kita sambut, kita pangkas birokrasi supaya Babel hebat," ujarnya.

Mr Yu melalui penerjemah mengaku menyambut baik rencana kerja sama antara pihaknya dengan Pemprov Kepulauan Babel atas dua rencana mega proyek kawasan Pasir Padi Pangkalpinang dan Pelabuhan Belinyu.

Ia menyebutkan Pulau Bangka mempunyai potensi yang sama dengan Singapura.

"Kami sepakat bersama Pemprov Kepulauan Babel untuk membangun Pulau Bangka menjadi lebih bagus lagi, karena pulau ini strategis di antara Kepulauan Indonesia. Kami juga berencana ekspor batu bara dari Kalimantan bisa dikumpulkan di Bangka. Begitu juga minyak mentah dibikin seperti Singapura jadi penampung minyak mentah," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.