Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program MBG Diproyeksikan Berdampak pada Kualitas Generasi Indonesia 15 hingga 20 Tahun Mendatang

📅 Senin, 07 Jul 2025, 13:43 WIB | Oleh:
Program MBG Diproyeksikan Berdampak pada Kualitas Generasi Indonesia 15 hingga 20 Tahun Mendatang Doc: antara foto
Ket. Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Alwin Supriyadi saat kegiatan sosialisasi MBG di Gunung Anyar, Surabaya, Senin (7/7).

SURABAYA - Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Alwin Supriyadi mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas generasi Indonesia dalam 15 hingga 20 tahun mendatang.

“Program MBG tidak hanya memperkuat ketahanan gizi anak, tetapi juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Alwin saat kegiatan sosialisasi MBG di Gunung Anyar, Surabaya, Senin (7/7).

Menurut dia, program MBG juga turut memperkuat sektor ekonomi lokal dengan menggandeng petani, peternak, dan nelayan sebagai pemasok bahan baku makanan melalui koperasi dan BUMDes.

Seluruh bahan makanan itu nantinya akan disalurkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Provinsi Jawa Timur saat ini membutuhkan sekitar 3.525 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 SPPG telah beroperasi di 31 kabupaten/kota.

Di Kota Surabaya, terdapat delapan SPPG aktif dan satu unit dalam tahap persiapan dari total kebutuhan sebanyak 120 unit.

Setiap dapur MBG akan dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh BGN. Kepala SPPG dibantu oleh ahli gizi dan akuntan untuk menjamin mutu gizi serta kelancaran distribusi makanan.

"Satu SPPG dapat menyerap antara 45 hingga 50 pekerja yang bertugas memasak, mengelola bahan baku, serta memastikan kebersihan dan pengelolaan limbah di dapur," katanya.

Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurniawati yang turut hadir dalam sosialisasi tersebut menyebutkan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Program MBG bertujuan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, guna melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi,” kata Indah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.